Dok. Humas Pemprov Kaltim
TENGGARONG – Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud memulai rangkaian kunjungan kerja selama tiga hari ke Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Jumat (3/7/2026). Kunjungan ini difokuskan untuk meninjau pembangunan infrastruktur, perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta kondisi sektor pendidikan di kedua daerah.
Agenda pertama Gubernur Harum diawali dengan mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Tenggarong. Dalam kunjungan tersebut, gubernur meninjau fasilitas lapas sekaligus menyapa para warga binaan dan memberikan motivasi agar tetap memiliki semangat dalam menjalani masa pembinaan.
Suasana penuh kehangatan terlihat saat Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud berinteraksi langsung dengan para warga binaan. Ia mengajak mereka untuk menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
“Saya yakin Mbak-Mbak di sini adalah perempuan-perempuan yang kuat dan tegar. Mari kita buka lembaran baru. Jangan pernah kehilangan harapan dan impian. Tatap masa depan dengan optimistis, karena setiap orang memiliki kesempatan untuk menjadi lebih baik,” ujar Rudy.
Selain memberikan motivasi, Rudy Mas’ud menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam mendukung berbagai program pembinaan keterampilan bagi warga binaan. Menurutnya, pelatihan yang berorientasi pada peningkatan kemampuan kerja menjadi bekal penting agar para warga binaan dapat kembali berdaya saat kembali ke tengah masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Rudy berencana memberikan ruang promosi bagi hasil karya warga binaan. Ia akan mengundang kelompok seni tari dari Lapas Perempuan Tenggarong untuk tampil di Kantor Gubernur Kalimantan Timur sekaligus memamerkan berbagai produk kerajinan yang dihasilkan warga binaan.
“Hasil karya mereka harus mendapat apresiasi. Kita ingin masyarakat mengetahui bahwa warga binaan memiliki kreativitas dan kemampuan yang layak diberi kesempatan. Pemerintah akan membantu membuka ruang promosi agar karya mereka semakin dikenal,” tegasnya.
Rudy juga menekankan bahwa perhatian pemerintah terhadap warga binaan bukan sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi merupakan bentuk kepedulian untuk memastikan setiap warga negara memiliki kesempatan memperbaiki kehidupan.
Turut mendampingi Gubernur Kaltim dalam kunjungan tersebut Anggota Komisi VI DPR RI yang juga Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Timur Hj Sarifah Suraidah, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni, para asisten Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim, Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Sunggono, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait. (red)
