Bupati Kutim Resmikan Layanan Listrik PLN 24 Jam di Senambah dan Mulupan

Dok. Humas Pemkab Kutai Timur

KUTAI TIMUR – Upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam memperluas pemerataan infrastruktur dasar kembali membuahkan hasil. Masyarakat di Desa Senambah dan Desa Mulupan, Kecamatan Muara Bengkal, kini dapat menikmati layanan listrik PLN selama 24 jam setelah penantian yang berlangsung cukup lama.

Peresmian pengoperasian layanan listrik dilakukan langsung oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, melalui penekanan tombol sirene sebagai tanda dimulainya pasokan listrik penuh bagi kedua desa tersebut. Momen tersebut disambut antusias warga yang selama ini menantikan layanan listrik yang andal untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah mengatakan penyediaan listrik menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah, PT PLN (Persero), dunia usaha, dan masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada PLN yang terus memberikan kontribusi melalui pembangunan jaringan listrik hingga menjangkau seluruh wilayah Kutai Timur,” ujar Ardiansyah.

Ia menjelaskan, beroperasinya layanan listrik 24 jam di Desa Senambah dan Mulupan melengkapi pemerataan akses listrik di Kecamatan Muara Bengkal. Pemerintah daerah berharap kehadiran listrik yang stabil mampu meningkatkan produktivitas masyarakat, mendukung kegiatan ekonomi, serta memperbaiki kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan.

Selain memperkuat layanan kelistrikan, Ardiansyah memastikan pemerintah daerah akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur lainnya, termasuk peningkatan jalan menuju Desa Senambah dan Mulupan.

“Kami juga akan terus membangun infrastruktur pendukung, khususnya peningkatan jalan menuju wilayah ini. Mudah-mudahan pada 2028 atau 2029 masyarakat sudah dapat merasakan manfaatnya,” katanya.

Kepala Desa Senambah, Ahmad Lamo, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan PLN atas terealisasinya layanan listrik selama 24 jam. Menurutnya, ketersediaan listrik yang memadai akan membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Mulupan, Riansyah. Ia berharap perhatian pemerintah terhadap pembangunan desa terus berlanjut, terutama melalui peningkatan kualitas jalan dan penyediaan layanan air bersih yang masih menjadi kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Camat Muara Bengkal, Mansyur Ady, mendorong percepatan pembangunan jalan poros Senambah–Mulupan melalui sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut. Ia juga berharap pembangunan jaringan air bersih dapat segera direalisasikan guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Perwakilan PT PLN (Persero) UP3 Bontang, Sri Wahyuningsih, menegaskan bahwa penyediaan listrik 24 jam merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan akses energi yang merata hingga ke daerah pelosok. Menurutnya, kehadiran listrik yang andal diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, PLN, dan berbagai pemangku kepentingan, pemerataan infrastruktur dasar di Kutai Timur diharapkan terus berlanjut sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *