HUTA PPU Hidupkan Ruang Kreatif, Talenta Muda dan UMKM Tumbuh Bersama di Penyembolum

Kegiatan Seni dan budaya di Alun-Alun Penyembolum PPU. (Dok. Diskominfo PPU)

PENAJAM – Taman Alun-Alun Penyembolum, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), kembali menjadi ruang berkumpulnya masyarakat sekaligus panggung bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas. Suasana tersebut terasa dalam pelaksanaan Asia Rising Star Ethnic Got Talent 2026, Sabtu malam (26/9/2026) lalu.

Kegiatan yang turut didukung Himpunan Taman Alun-Alun (HUTA) Kabupaten PPU itu tidak hanya menghadirkan kompetisi seni, tetapi juga menciptakan aktivitas yang menghidupkan kawasan ruang publik. Masyarakat dari berbagai kalangan datang untuk menyaksikan penampilan peserta sekaligus menikmati suasana akhir pekan di kawasan Penyembolum.

Sejumlah talenta muda tampil dalam berbagai kategori, mulai dari dancing, fashion show hingga singing competition. Peserta berasal dari beberapa kelompok usia sehingga panggung kompetisi tersebut memberikan kesempatan bagi anak-anak maupun generasi muda untuk berani tampil dan memperlihatkan kemampuan mereka.

Kehadiran peserta dari luar PPU turut memperluas semangat kompetisi. Talenta dari sejumlah daerah di Kalimantan Timur, di antaranya Kabupaten Paser dan Kabupaten Berau, ikut ambil bagian dalam ajang tersebut.

Bagi peserta, panggung ini bukan sekadar tempat berkompetisi. Kesempatan tampil di hadapan masyarakat menjadi pengalaman untuk membangun keberanian, mengasah kemampuan, sekaligus memperluas pengalaman di bidang seni dan hiburan.

Dari kompetisi tersebut, peserta yang berhasil memperoleh golden ticket mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan perjalanan ke tahap berikutnya yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Januari 2027.

Di sisi lain, ramainya kegiatan juga membawa dampak bagi aktivitas ekonomi masyarakat. Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memanfaatkan momentum tersebut dengan membuka lapak di sekitar lokasi kegiatan.

Beragam makanan, minuman, dan jajanan ditawarkan kepada pengunjung yang datang. Dengan demikian, keramaian kegiatan tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produknya.

Wakil Ketua II DPRD PPU Andi Muhammad Yusuf turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut bersama Ketua HUTA PPU, Tim Manajemen Arnanatha, serta sejumlah undangan lainnya.

Bagi HUTA PPU, keterlibatan dalam kegiatan semacam ini menjadi bagian dari upaya menjadikan kawasan Taman Alun-Alun Penyembolum tidak sekadar sebagai ruang terbuka, tetapi juga sebagai tempat tumbuhnya aktivitas kreatif masyarakat.

Perpaduan antara seni, hiburan, ruang publik dan aktivitas UMKM menunjukkan bahwa sebuah kawasan dapat memiliki fungsi yang lebih luas ketika dimanfaatkan melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat.

Melalui Asia Rising Star Ethnic Got Talent 2026, panggung Penyembolum pun menjadi ruang pertemuan berbagai potensi, mulai dari talenta muda yang mengejar prestasi hingga pelaku UMKM yang mengembangkan usaha.

HUTA PPU turut mengambil bagian dalam menghadirkan ruang tersebut agar semakin aktif, kreatif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.Kalau ingin lebih terasa advertorial media, judulnya juga bisa dibuat lebih “menjual”, misalnya: “Dari Panggung Penyembolum, HUTA PPU Buka Ruang Talenta Muda hingga UMKM”. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *