Dok. Pusdalops BPBD PPU
PENAJAM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersama Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) bergerak cepat menangani kejadian pohon tumbang yang menimpa tiga rumah warga di RT 20, Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam, Minggu (11/10/2026).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.45 WITA tersebut mengakibatkan satu rumah mengalami kerusakan sedang pada bagian dapur, sementara dua rumah lainnya mengalami kerusakan ringan pada bagian atap dan teras.
Kepala Pelaksana BPBD PPU, Nurlaila melalui laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops), menyampaikan bahwa kejadian tersebut diduga disebabkan oleh kondisi pohon yang sudah tua dan batangnya sangat rapuh.
“Laporan kejadian diterima Pusdalops BPBD PPU pada pukul 13.48 WITA. Setelah menerima informasi tersebut, tim DPKP Pos Penajam bersama personel BPBD PPU langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan,” ujarnya.
lanjut dia, petugas kemudian melakukan penebangan terhadap bagian pohon yang tumbang serta membersihkan material yang berada di sekitar lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mengamankan area terdampak dan memulihkan kondisi lingkungan agar dapat kembali digunakan dengan aman.
Berdasarkan pendataan sementara kata dia, terdapat tiga kepala keluarga dengan total tujuh jiwa yang terdampak akibat kejadian tersebut. Mereka adalah Sumiyati dengan satu kepala keluarga dan satu jiwa, Yuli dengan satu kepala keluarga dan dua jiwa, serta Abdul Rasyid dengan satu kepala keluarga dan empat jiwa.
Dalam penanganan kejadian ini, DPKP Pos Penajam mengerahkan satu unit mobil operasional dan satu unit gergaji mesin atau chainsaw. Sementara itu, BPBD PPU menerjunkan satu unit mobil operasional beserta peralatan penanggulangan bencana untuk mendukung proses penanganan di lapangan.
“Kolaborasi kedua instansi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam merespons kejadian darurat secara cepat, khususnya bencana yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat dan menimbulkan kerusakan pada tempat tinggal warga,” terangnya.
Dia menambahkan, kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi pepohonan di lingkungan permukiman. Pohon yang telah berusia tua, memiliki batang rapuh, atau menunjukkan tanda-tanda berpotensi tumbang perlu mendapat perhatian agar risiko kerusakan dan bahaya bagi warga dapat diminimalkan.
BPBD PPU terus mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kejadian darurat maupun potensi bencana di lingkungan sekitar melalui Call Center/WhatsApp BPBD PPU di nomor 0812-5625-1172 atau layanan panggilan darurat bebas pulsa 112.
“Melalui koordinasi dan kerja sama lintas instansi serta partisipasi aktif masyarakat, penanganan kejadian bencana di Kabupaten Penajam Paser Utara diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif demi menjaga keselamatan warga,” pungkasnya. (ADV)
