979 Atlet dan Official Jadi Kekuatan PPU, Porprov dan Peparprov 2026 Uji Hasil Pembinaan Olahraga Daerah

Dok. Humas Setkab PPU

PENAJAM – Keikutsertaan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII dan Pekan Paralimpiade Provinsi (Peparprov) V Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 menjadi momentum untuk mengukur hasil pembinaan olahraga daerah. Sebanyak 979 atlet dan official disiapkan untuk membawa nama PPU dalam persaingan olahraga tingkat provinsi.

Kontingen tersebut mengikuti 49 cabang olahraga (cabor) pada Porprov VIII dan sembilan cabor dalam Peparprov V Kaltim. Kesiapan mereka ditandai melalui pelepasan kontingen oleh Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, di Lapangan Kantor Bupati PPU, Kamis (5/11/2026).

Abdul Waris mengatakan, keikutsertaan PPU dalam dua ajang olahraga tersebut bukan hanya menjadi kesempatan untuk mengejar prestasi dan medali. Lebih dari itu, kompetisi ini menjadi ruang bagi atlet untuk menunjukkan hasil latihan, kedisiplinan, serta proses pembinaan yang telah dijalani selama ini.

Menurutnya, para atlet yang terpilih merupakan putra-putri terbaik daerah. Mereka memiliki kesempatan untuk membuktikan kemampuan sekaligus memperlihatkan potensi olahraga PPU di tengah persaingan dengan kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Timur.

Ia berharap seluruh kontingen dapat menjalani pertandingan dengan persiapan maksimal, menjaga kondisi fisik, serta menjunjung tinggi sportivitas. Mental bertanding dan kekompakan tim juga dinilai menjadi faktor penting dalam menghadapi kompetisi.

Abdul Waris turut mengingatkan bahwa keberhasilan atlet tidak semata-mata ditentukan oleh banyaknya medali yang diperoleh. Proses perjuangan, kedisiplinan, sikap sportif, dan kemampuan menjaga nama baik daerah merupakan bagian dari nilai penting dalam olahraga.

“Keberhasilan dalam olahraga tidak hanya diukur dari medali yang diperoleh, tetapi juga dari perjuangan, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah,” ujarnya.

Dengan jumlah peserta yang mencapai 979 atlet dan official, PPU menunjukkan keseriusannya untuk berpartisipasi dalam berbagai cabang olahraga, termasuk memberikan ruang kompetisi bagi atlet paralimpiade. Keikutsertaan dalam Peparprov juga menjadi bagian penting dalam mendorong pembinaan olahraga yang lebih inklusif serta memberikan kesempatan bagi atlet penyandang disabilitas untuk berprestasi.

Pemerintah Kabupaten PPU berharap keikutsertaan dalam Porprov dan Peparprov 2026 dapat menjadi bahan evaluasi bagi pembinaan olahraga ke depan. Hasil pertandingan nantinya diharapkan tidak hanya menjadi catatan prestasi, tetapi juga menjadi dasar untuk melihat potensi atlet, kebutuhan peningkatan kemampuan, serta cabang olahraga yang perlu mendapat perhatian lebih.

Ajang ini sekaligus menjadi kesempatan bagi atlet muda PPU untuk menambah pengalaman bertanding dan membangun mental kompetitif. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, potensi atlet daerah diharapkan dapat terus berkembang dan mampu bersaing pada kejuaraan yang lebih tinggi.

Melalui keikutsertaan tersebut, PPU menargetkan kontingennya mampu memberikan penampilan terbaik, menjaga solidaritas, serta membawa kebanggaan bagi masyarakat di Kabupaten Penajam Paser Utara. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *