SAMARINDA – Sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Samarinda memiliki peran sentral dalam pertumbuhan ekonomi daerah.
Meskipun mengalami progres yang signifikan dalam pembangunan, Anggota DPRD Samarinda, Anhar, menyoroti beberapa aspek yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut.
Sebagai bahan pertimbangan, Anhar mengingatkan bahwa kota Samarinda masih perlu meningkatkan prestasinya untuk bersaing dengan kota Balikpapan, yang meraih gelar juara umum dalam perayaan HUT Provinsi Kalimantan Timur ke-67.
“Balikpapan memenangkan 17 Panji Keberhasilan, sementara Samarinda hanya mendapatkan 7 penghargaan. Oleh karena itu, kami sebagai legislator Samarinda menekankan perlunya peningkatan dalam berbagai aspek untuk menyusul prestasi kota tetangga tersebut,” papar Anhar, Rabu (10/1/2024).
Anhar mengakui bahwa Samarinda telah berada di posisi sebagai kota layak huni. Suatu penghargaan yang harus dijaga dengan dukungan penuh dari seluruh masyarakat.
“Meskipun kita telah diakui sebagai kota layak huni, itu adalah suatu penghargaan yang membutuhkan dukungan seluruh masyarakat untuk mempertahankannya,” kata Anhar.
Anhar mengatakan, ada beberapa fookus yang perlu jadi sorotan pemerintah. Misal pada permasalahan banjir dan peningkatan ruang terbuka hijau. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya mempertimbangkan dampak lingkungan dari sektor-sektor seperti pertambangan dan pengembangan perumahan.
“Kami berharap bahwa pemerintah kota dapat memprioritaskan penanganan masalah banjir dan pengelolaan ruang terbuka hijau. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan dampak lingkungan dari sektor-sektor seperti pertambangan dan pengembangan perumahan agar pembangunan yang berkelanjutan dapat dicapai,” pungkasnya. (ADV/DPRD Kota Samarinda)
