Wakil Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah.
Samarinda – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengungkapkan pandangannya terhadap rencana renovasi Masjid Raya Darussalam Samarinda yang diprakarsai oleh Pemerintah Kota.
Menurutnya, langkah ini memiliki potensi besar untuk mengubah wajah masjid tersebut menjadi sebuah pusat kegiatan keagamaan yang representatif di tengah kota Samarinda.
“Masjid Raya Darussalam bukan hanya sebuah tempat ibadah, namun juga merupakan simbol dari identitas kota Samarinda itu sendiri,” ungkap Helmi Abdullah, Senin (22/4/2024)
Renovasi yang direncanakan akan memberikan sentuhan modenisasi menurutnya penting untuk meningkatkan kualitas masjid dan membuatnya lebih layak sebagai pusat kegiatan keagamaan serta sosial.
Menurut Legislator Partai Gerindra itu, pembangunan tersebut sejalan dengan ambisi Samarinda untuk menjadi kota yang bertakwa dan beradab. Dengan melakukan renovasi dan meningkatkan representasi masjid, diharapkan akan terjadi peningkatan kualitas ibadah umat Islam di Samarinda.
“Harapannya semoga ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk semakin bersemangat beribadah,” bebernya.
Helmi juga turut mengajak seluruh pihak untuk mendukung renovasi masjid ini dengan semangat gotong-royong. Ia menerangkan bahwa Masjid Raya Darussalam, yang merupakan masjid terbesar kedua di Provinsi Kalimantan Timur setelah Masjid Islamic Center Samarinda, memiliki lokasi strategis di pusat kota Samarinda, serta ciri khas berupa kubah besar, kubah kecil, dan menara. [aci/ADV DPRD SMD]
