Ledakan Kapal Tanker di Samarinda, Perusahaan Mengaku Kooperatif dengan Investigasi Polisi

Konferensi pers pihak perusahaan, terkait kecelakaan kerja yang mengakibatkan kapal terbakar di Samarinda, beberapa waktu lalu.

SAMARINDA – Khairuddin, Corporate Management PT Barokah Perkasa mengatakan pihaknya akan kooperatif dengan polisi dalam proses investigasi ledakan kapal tanker minyak di Samarinda belum lama ini.

“Benar ada diwilayah gelanggang kapal kami. Kondisi saat ini memang masih dalam tahap investigasi kepolisian. Kami secara koorporatif dengan investigas polisi,” ungkapnya di Samarinda, Rabu (16/2/2021).

Terkait peristiwa tersebut, Khairuddin menjelaskan bahwa kapal tersebut tak bermuatan minyak.

“Beredar bahwa kapal bermuatan, tapi kapal itu tidak bermuatan tapi proses perbaikan (docking) kapal, jadi tidak ada,” tegas dia.

Jikapun ada minyak, maka dipastikan oil spill. Kondisi video yang ada tidak ada oil spill, kalaupun ada tumpahan sungai pasti berwarna hitan. Sementara warna sungai tidak demikian.

Hal lain, berhubungan dengan kepemilikan kapal tersebut dengen menyeret nama Rudi Masud, itu tidak benar.

Sebab,  PT Barokah Perkasa pendirinya memang beliau namun sejak 2018, Rudi sudah tak berkecimpung di dunia perusahaan dan sudah dikeluarkan dari akte perusahaan.

“Nanti itu bisa dilihat dari Disnaker dan dikonfirmasi karena memang tidak ada di akte. Karena manajemen kami yg menjalankan,” jelasnya.

“Saat ini masih tahap investigasi, jadi kami menunggu investigasi, kami tidak bisa mengeluarkan statement, karena ini masih investigasi termasuk kronologi, karena saya tidak disana, ini masih dilakukan pencarian tim Polsekta Samarinda,” sambung dia. (Redaksi Integritaskaltim.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *