KUKAR – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah bersama Dandim 0906 Kukar Letkol Inf. Jeffri Satria dan Kapolres Kukar AKBP Hari Rosena meninjau lokasi sasaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 114, di Desa Panca Jaya, Kecamatan Muara Kaman, Selasa (26/7/2022).
Dengan menggunakan kendaraan khusus roda dua jenis Trail, bupati Edi Damansyah yang juga didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sutikno berada di barisan depan para off roader, medan yang berat memaksa rombongan yang biasa menempuh jalur off road itu mengeluarkan segenap kemampuannya mengendalikan kuda Jepangnya.
Obyek yang menjadi tinjauan bupati Edi bersama rombongan yakni danau sebagai sumber air bagi para personel TMMD, kemudian tempat pembangunan instalasi air, pembangunan jembatan penghubung dan lahan yang akan digarap para personil TMMD tersebut.
Bupati Edi Damansyah mengapresiasi Dandim 0906 Kukar, karena TMMD di 2022 ini bisa dilakukan lagi di Kukar sebagai kegiatan rutin setiap tahun, di mana di 2020 dan 2021 tidak bisa dilaksanakan.
Disebutkannya dukungan pemkab Kukar dalam pembiayaan sekitar Rp 5,2 miliar sudah disiapkan.
Yang menjadi obyek TMMD ke 114 ini salah satunya insfratruktur, khususnya sarana prasarana pertanian.
“Karena memang pertanian ini menjadi fokus kami pemerintah kabupaten, cita citanya menjadikan Kukar lumbung pangan di Kaltim,” ujarnya.
Edi menyebutkan yang menjadi obyek kegiatan TMMD ini bukan hanya fisik, juga ada pola pembinaan kepada masyarakat, tetapi yang jelas programnya insfratruktur dan sarana prasarana.
Edi berharap TMMD ini menjadi titik awal khususnya di Desa Panca Jaya Kecamatan Muara Kaman ini, karena di desa ini ada kurang lebih 100 ha lokasi yang dijadikan pilot projek (proyek percontohan) kerja sama antara pemkab Kukar dengan Kodim 0906 Kukar, khususnya yang berkaitan dengan program ketahanan pangan.
“Jadi saya betul-betul berharap kegiatan TMMD ini berjalan dengan baik, dan pasca (setelah) kegiatan ini semangat yang dilakukan TNI dalam TMMD ini bisa melekat di hati masyarakat di sekitar desa ini, juga bisa membangkitkan kembali semangat gotong royong di tengah-tengah masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Dandim 0906 Kukar Letkol Inf. Jeffri Satria menyebutkan jumlah personel yang dilibatkan dalam TMMD kali ini sebanyak 150, terdiri dari TNI, Kepolisian, Satpol PP dan dari mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) sebanyak 40 orang.
Dia berharap dengan program TMMD ini para petani bisa menikmati fasilitas yang dibangunnya, seperti pembukaan jalan baru, pembangunan jalan usaha tani, dan irigasi, sehingga dapat meningkatkan produktivitas hasil pertaniannya.
Disebutkannya TMMD ini akan dilaksanakan selama sebulan, dari 26 Juli – 24 Agustus 2022, dengan target lahan seluas 117 ha.
“Kami sudah melaporkan kepada bapak bupati rencana akan kami bagi dua, daerah holtikultura dan sawah, harapannya ini kita menambah dari existing 496 ha tambah lagi sekitar 117 ha dengan adanya kita buka jalan lewat program TMMD ini,” pungkasnya. (adv/kmnfo)
