TENGGARONG – Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) menggenjot program transformasi digitalisasi dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat.
Program tersebut dimulai setelah Dinas Sosial (Dinsos) Kukar bekerjasama dengan Kementerian Sosial (Kemensos) RI pada Kamis, (4/11/2021).
Di saat bersamaan, digelar sosialisasi uji coba transformasi digital penyaluran bantuan sosial dengan skema non-tunai.
Kepala Dinsos Kukar, Hamly mengatakan jika sebelumnya, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang disalurkan melalui kantor pos, kini beralih melalui Himpunan Bank Negara (Himbara).
“Peralihan ini terjadi sejak 2017. Sementara, PKH sudah berjalan sejak tahun 2013 lalu,” ungkap dia.
Sejak itu, kata dia, penyaluran bantuan sosial non tunai dilakukan untuk membangun metode penyaluran bantuan yang memudahkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ada di wilayah Kab Kukar.
“Jadi penyaluran non tunai ini untuk memudahkan masyarakat atau penerima bantuan,” tutur dia.
Bahkan, lanjut Hamly, realisasi penyaluran alokasi bantuan PKH tahun 2021 dipilih dua kecamatan yang ada di Kukar yakni kecamatan Loa Janan dan Kecamatan Loa Kulu.
Untuk kecamatan Loa Janan yang mendapatkan PKH, yakni Desa Loa Duri Ilir sebesar Rp 218.700.000 dengan realisasi penyaluran 99,1 persen yaitu Rp 216.775.000.
“Sedangkan untuk Kecamatan Loa Kulu yakni Desa Margahayu dengan alokasi PKH sebesar Rp 135.675.000 dengan realisasi penyaluran 99,7 persen yaitu sebesar Rp 135.300.000,” jelasnya.
Sementara itu, Perwakilan Kementerian Sosial RI, Ety Humaini mengatakan, tujuan dari uji coba transformasi digital ini adalah menguji rancangan dan mekanisme transaksi dalam penyaluran bantuan sosial non tunai, serta memastikan kesiapan dan keterlibatan semua pihak yang terkait termasuk pemangku kepentingan.
“Kisaran besar bantuan uji coba ini untuk PKH diberikan sesuai besaran per penyaluran. Untuk program sembako sebesar Rp 200.000 per penyaluran, kemudian bantuan subsidi LPG sebesar Rp 60.000, bantuan subsidi listrik sebesar Rp 50.000 per penyaluran,” pungkasnya.
Sebagai informasi, sejak Bupati Edi Damansyah dan Wakil Bupati Rendi Solihin memimpin Kukar sejumlah program telah berjalan di Kabupaten Kutai Lartanegara (Kukar) baik.
Tak hanya program terkait infrastruktur dan ekonomi saja, program sosial kemasyarakatan pun secara bertahap tengah dilakukan pemerintah Kukar, salah satunya transportasi digitalisasi. (***)
