TENGGARONG – Pengendalian penularan Covid-19 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) cukup baik. Pasalnya, angka positif Covid-19 menurun drastis. Hal itu seiring dengan capaian vaksinasi yang lumayan tinggi.
Bahkan, pada Selasa (9/11/2021), terjadi penurunan dari level 2 ke level 1. Karena itu, disaat bersamaan Kukar mulai memberlakukan level 1.
“Setelah terbitnya Intruksi Meteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 58 tahun 2021, Kukar masuk level 1,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kukar, Martina Yulianti saat dikonfirmasi, Selasa (9/11/2021).
Martina mengatakan dalam instruksi tersebut Kabupaten Kukar menjadi satu-satunya daerah yang ditetapkan level 1 untuk wilayah Kalimantan Timur (Kaltim).
Sedang, level 2 di antaranya Kota Balikpapan, kota Bontang, kota Samarinda, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Mahakam Ulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur.
Kemudian, level 3 adalah Kabupaten Paser.
Martina menjelaskan, capaian vaksinasi di Kukar baru mencapai 52,1 persen atau sekitar 385.883 orang yang sudah menerima dosis vaksin.
Sedangkan lansianya baru mencapai 11.608 orang dari total 37.495 orang.
Meski begitu, dia memastikan vaksinasi di Kukar terus berjalan sampai target yang ditentukan.
“Kita baru mencapai 52,1 persen,” kata dia.
Karena itu, dalam waktu dekat ini pihaknya bersama satgas penanganan Covid-19 Kukar akan melakukan evaluasi penyesuaian pembatasan masyarakat.
Dijelaskan, bahwa PPKM yang telah turun levelnya harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat terhadap masyarakat.
Karena pandemi Covid-19 belum hilang sepenuhnya. Hal itu tertuang di dalam surat Inmendagri nomor 58 tahun 2021.
Karena itu, Martina meminta agar tetap waspada. Martina menambahkan, pihaknya juga sudah mengatur skema untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus pada gelombang 3 saat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Namun, terkait hal tersebut pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat.
Sebagai informasi, penetapan level kabupaten dan kota tersebut, setelah melalui evaluasi yang merujuk pada indikator penyesuaian upaya kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial oleh Menteri Kesehatan (Menkes).
Selain itu, capaian total vaksinasi dosis satu juga menjadi indikator. Capaian vaksinasi setidaknya 70 persen baru turun dari level 2 ke level 1. Sementara, capaian vaksinasi bagi lansia pun sudah harus 60 persen. (*)
