7 Dump Truck dan 1 Eksavator Kembali Tutup Jalan Tambang PT BEP

SAMARINDA – Tujuh dumpt truck (DT) dan satu eksavator kembali menutup jalan tambang dalam konsesi milik PT Batuah Energi Prima (BEP) di Desa Batuah, Loa Janan, Kutai Kartanegara.

Penutupan dilakukan sehari setelah polisi menyita sejumlah senjata tajam dan menahan 12 orang di titik sama, sampai saat ini.

Eksternal PT BEP, Sjachril Ramadhan mengatakan penutupan 7 DT dan 1 Eksavator itu terjadi sejak 1 Januari 2022 sekitar pukul 16.00 Wita.

“Iya ditutup lagi jalan tambang kami pakai DT dan eksavator,” ungkapnya saat dikonfirmasi awak media, Sabtu.

Sampai saat ini 7 DT dan 1 Eksavator masih menutup jalan tambang itu.

“Iya masih ditutup pakai DT dan Eksa,” kata pengawas lapangan Rusdi saat dikonfirmasi, Senin (3/1/2022l).

 

Sebelumnya di lokasi sama, polisi mengamankan puluhan massa bersenjata tajam diamankan polisi di lokasi tersebut pada Jumat (31/12/2021) sore.

Hal itu dilakukan karena massa kedua pihak nyaris bentrok karena terjadi pemortalan jalan tambang batu bara milik PT Batuah Energi Prima (BEP).

Sebagai informasi, sejak Rabu (29/12/2021) terjadi penumpukan dua kelompok massa bersenjata tajam di lokasi tambang batu bara milik PT BEP.

Hal ini dipicu lantaran adanya penghalangan atau pemortalan jalan tambang batu bara milik PT BEP.

Kelompok yang memortal jalan mengklaim kepemilikan lahan tersebut dalam areal konsesi PT BEP.

Kasat Reskrim Polres Kukar, AKP Dedik Santoso bilang sebanyak 150 personel polisi diturunkan untuk mengamankan situasi. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi bentrok kedua pihak.

“Ada 61 senjata tajam dan 12 orang kami amankan. Sekarang dalam penahanan di Polda Kaltim,” ungkap Dedik.

Dedik melanjutkan, para terduga pelaku saat ini diamankan dan masih dalam pemeriksaan polisi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *