Pekan Depan Dipastikan Jokowi Kemping di Titik Nol IKN  

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim bersama pihak-pihak terkait terus melakukan persiapan untuk mewujudkan keinginan Presiden Jokowi kemping di titik nol IKN Nusantara.

 

Terlebih setelah adanya kabar kepastian dari pihak istana mengenai waktu pelaksanaan kemping orang nomor satu di Indonesia ini. Informasi tersebut dipastikan akan berlangsung pada , pekan depan di bulan Maret 2022 ini.

 

Plt Asisten Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Kaltim Deni Sutrisno membenarkan, rencana kemah Presiden Jokowi akan dilaksanakan pekan depan.

 

“Iya, insyaallah. Kalau soal istana, tidak bisa memastikan tepatnya. Tapi kalau mengikuti pemberitaan, begitu,” ucapnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (10/3/2022).

 

Namun demikian, saat ditanyakan mengenai lamanya Presiden Jokowi berkemah di titik nol IKN Nusantara, Deni enggan memastikan hal tersebut. Tapi menurut dia, kegiatan itu tidak akan berlangsung lama.

 

“Namanya kemping, ya tidak lama-lama,” ujarnya.

 

Masih kata dia, sejauh ini persiapan yang telah dilakukan sejak bulan Pebruari tersebut terus dimatangkan. Terlebih sudah mendekati hari H.

 

“Yang jelas kita diminta untuk menyiapkan semua persiapan-persiapan itu. Sarana prasarana, termasuk mobilitas kendaraan, helikopter dan sebagainya terus dimatangkan. Kalau semakin matang, artinya semakin dekat,” terangnya.

 

“Tentunya persiapan lain juga dilakukan, termasuk persiapan tokoh-tokoh yang nantinya bisa bertemu Presiden juga diundang, juga Gubernur seluruh Indonesia. Ini biasa, namanya persiapan RI 1, tentunya semua harus matang,” sambungnya.

 

Ditanya mengenai kabar yang menyebut akan dilakukan penutupan akses lalulintas dari dan menuju IKN Nusantara demi kenyamanan dan keamanan Presiden nantinya, Deni membantah hal tersebut. Dikatakannya, bukan penutupan jalan, melainkan pengaturan lalulintas kendaraan.

 

“Tidak sampai begitu (penutupan akses jalan, red), kalau pengaturan pasti. Kalau penutupan tidak sampai ke sana, karena ini untuk Presiden, pastinya pengamanan harus ada, jadi diatur lalulintasnya. Bisa dengan buka tutup,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *