Klarifikasi PT SBE Saat Dituding Tutup Jalan Tani Sepihak

SAMARINDA – Sejumlah warga di Desa Pegat Bukur, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), kesal lantaran akses jalan usaha tani ditutup perusahan tambang batu bara.

Akibat penutupan tersebut, warga melakukan demonstrasi di depan Kantor Bupati Berau, Rabu (15/6/2022) lalu. Warga meminta izin perusahaan batu bara tersebut dicabut.

“Jalan usaha tani baru dibuat masyarakat, tiba-tiba diputus oleh PT SBE karena dibilang ganggu aktifitas kerjanya (tambang),” ungkap Masdar warga Desa Pegat Bukur saat dihubungi, Rabu (22/6/2022) malam.

Dampak dari penutupan tersebut, kata Masdar, warga kesulitan berkebun juga hasil usaha taninya tak bisa dijual.

“Tujuan jalan dibuat itu untuk usaha tani. Tiba-tiba diputus sepihak. Masyarakat Pugut Bukur kecewa,” terang dia.

Aksi penutupan jalan oleh perusahaan itu sempat berlangsung sekitar 36 jam. Setelah demostrasi, warga akhirnya mediasi dengan pihak perusahaan akhirnya akses jalan tersebut dibuka kembali.

Kuasa Hukum PT Supra Bara Energi (SBE), Christian Elia mengklarifikasi penutupan akses tersebut karena perusahaan mendapati adanya kegiatan penambangan tanpa izin atau ilegal di lokasi IUP PT SBE.

“Sementara, areal wilayah tersebut telah dibebaskan perusahaan kepada pihak-pihak terkait,” kata dia saat dihubungi terpisah.

Karena itu, pihaknya berkoordinasi dengan Polres Berau dan pejabat pemerintah terkait lainnya, untuk memberantas pihak-pihak yang melakukan penambangan tanpa izin di wilayah IUP-OP dan areal wilayah PT SBE.

Christian memastikan, PT SBE selalu beroperasi sesuai ketentuan yang berlaku terkait dengan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Nomor 639.a Tahun 2014.

“Kami menerapkan praktik-praktik pertambangan yang baik dan benar serta memperhatian dan melaksanakan kegiatan penambangan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di pertambangan, khususnya tambang batu bara,” tegas dia.

Disinggung soal masyarakat di sekitar lingkar tambang, Christian mengaku perusahaan memiliki komitmen untuk terus menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar operasi tambang di Berau.

“Salah satu komitmen perusahaan adalah dengan memanfaatkan tenaga dan pikiran dari masyarakat sekitar yang berkompeten dan mau bersama-sama berkembang dengan perusahaan,” terang dia.

Tak hanya itu, lanjut dia, perusahaan juga memberikan bantuan-bantuan sosial,  melaksanakan program pengembangan masyarakat, dan program-program lainnya yang memiliki tujuan untuk kesejahteraan masyarakat yang berada di sekitar areal operasi perusahaan.

“Kami selalu berkomitmen untuk berkomunikasi secara terbuka dengan seluruh pemangku kepentingan,” pungkas dia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *