“LOBI KU”, Inovasi Diskominfo Kukar Dalam Percepatan SPBE di Kutai Kartanegara

KUKAR – Dalam rangka memaksimalkan pelayanan pemerintahan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kukar membuat terobosan berupa program strategi pelayanan mobile digital terpadu melalui team pada Diskominfo Kutai Kartanegara (LOBI KU).

Tak tanggung-tanggung, Kepala Diskominfo Kukar, Dafip Hariyanto juga mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan IV di Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Samarinda.

Hal itu sekaligus untuk percepatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kukar.

Mobile team Diskominfo Kukar merupakan tim task force atau helpdesk yang dibentuk untuk menyediakan layanan pendampingan, konsultasi, serta penyelesaian masalah perangkat daerah dalam lingkup pemerintah daerah kabupaten kutai kartanegara untuk percepatan implementasi spbe dan mendukung transformasi digital di kabupaten kutai kartanegara.

Dimana, terdapat 3 tujuan dalam terobosan inovasi tersebut, diantaranya untuk jangka pendek adalah terwujudnya fasilitasi, integrasi, dan interoperabilitas proses bisnis dan antar sistem layanan elektronik organisasi perangkat daerah.

Sementara, untuk jangka menengah adalah tercapai dan terpenuhinya nilai indeks spbe yang berkualitas. Sedangkan untuk jangka panjang adalah terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.

“LOBI KU itu biar untuk lebih familiar dan mudah mengucapkannya saja. Tujuannya ya untuk percepatan dalam kita menerapkan SPBE di seluruh masing-masing OPD, kerja tim tidak masing-masing sektoral lagi,” ucapnya, Rabu (5/10/2022).

Sementara itu, dalam pelatihan kepemimpinan tersebut, Kepala Diskominfo Kukar, Dafip Hariyanto dimentori langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, H Sunggono dan Widyaiswara Ahli Utama, Coach Sumadi.

Dan di pelatihan itu, Dafip memaparkan inovasi tersebut berangkat dari peraturan Kabupaten Kukar Nomor 6 Tahun 2021 tentang RPJMD Kabupaten Kutai Kartanegara 2021-2026 memuat visi Pemkab Kukar. Yaitu mewujudkan masyarakat Kukar yang sejahtera dan berbahagia.

Dalam misi pertama tertulis, memantapkan birokrasi yang bersih, efektif, efisien dan melayani memuat salah satu Program Dedikasi Kukar Idaman, yakni Disapa atau digitalisasi pelayanan publik yang bertujuan meningkatkan jangkauan dan mutu layanan pemerintahan, dan layanan publik yang lebih baik, cepat, murah dan bermutu berbasis informasi dan teknologi.

Kemudian, dalam misi keempat tertulis, meningkatkan kualitas layanan infrastruktur dasar dan konektivitas antar wilayah. Arah kebijakannya sendiri guna mewujudkan pembangunan sarana prasarana konektivitas antar wilayah. Termasuk ketersediaan akses internet hingga ke desa-desa.

Dalam mewujudkan program tersebut, Diskominfo Kukar dalam tupoksinya seperti yang terdapat dalam Perbup Kukar Nomor 52 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Perangkat Daerah pada Dinas Komunikasi dan Informatika.

“Telah dibuat rumusan kebijakan dan pelaksanaannya dalam rencana strategis tahun 2021-2026 yang menjadi indikator kinerja utama yakni indeks SPBE yang telah dirumuskan dalam perjanjian kinerja antara pimpinan OPD dengan Bupati Kukar Perpres Nomor 95 Tahun 2018 merupakan pedoman dalam penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi,” jelas Dafip.

Hasil monitoring dan evaluasi dari Kementerian PAN RB terhadap penerapan SPBE Kukar yang dilakukan tiap tahun masih ditemukan kelemahan terkait integrasi dan interoperabilitas dalam proses implementasi SPBE pada unit kerja perangkat daerah.

“Dari hasil monitoring tersebut terdapat temuan sistem yang tidak terintegrasi dan layanan tidak bisa dibagi pakaikan, serta saling mendukung dengan layanan unit kerja yang lain implikasinya adalah terjadinya pemborosan anggaran pembangunan aplikasi namun data dan layanan yang dihasilkan masih sektoral masing-masing unit kerja saja,” jelasnya.

Karena alasan tersebut, Pemkab Kukar melalui Diskominfo memberikan gagasan inovasi proyek perubahan dengan judul strategi pelayanan digital terpadu melalui mobile Tim pada Diskominfo Kukar.

Dirinya berharap, melalui inovasi itu, terwujud nilai tambah bagi masyarakat terhadap pelayanan publik yang terintegrasi, meningkatnya kepercayaan publik atas layanan pemerintahan yang akuntabel dan transparan, terwujudnya efisiensi dan efektivitas sumber daya organisasi perangkat daerah baik berupa anggaran, personil, waktu, prosedur dan lainnya.

Ayo kita wujudkan bersama transformasi digital di Kutai Kartanegara tanpa ada yang tertinggal,” tegasnya. (adv/diskominfokukar/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *