
SAMARINDA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berkomitmen meningkatkan produktivitas pertanian dalam mewujudkan Kutai Kartanegara sebagai Lumbung Pangan di Kalimantan Timur dan Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara.
Dalam rangka mendukung program tersebut, Pemkab Kukar telah menyediakan anggaran APBD 2023 sekitar Rp 170 miliar untuk program pangan di Kukar.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Sutikno mengungkapkan, dana Rp 170 miliar tersebut akan digunakan untuk membangun sarana dan prasarana pengembangan pertanian di Kukar.
Sarana prasarana yang dimaksud, yakni pembangunan jalan usaha tani, saluran irigasi, serta embung untuk pengairan lahan pertanian.
Tak hanya itu, Pemkab Kukar juga telah meluncurkan program Makmur Idaman dan bantuan kapur untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Kukar dan Program tersebut sudah terealisasi di Kecamatan Loa Kulu dan Anggana.
Bahkan kata Sutikno, melalui program itu hasil produksi pertanian di 2 daerah tersebut meningkat dari biasanya hanya menghasilkan panen padi sawah 4,5 ton per hektare, kini meningkat menjadi 5 hingga 6 ton.
“Lebih meningkat hasil panennya ketika ada bantuan kapurisasi,” ucapnya.
Selain itu ucap dia, tak hanya menjalankan program secara mandiri, Pemkab Kukar juga bersinergi dengan Kodim 0906/KKR melalui program Karya Bhakti tahun 2023 dalam menjalankan program pengembangan pangan dalam menciptakan Kukar Lumbung Pangan di Kaltim dan IKN Nusantara.
Program tersebut dikerjakan di 5 kawasan yang telah ditetapkan pemerintah sebagai kawasan pengembangan pertanian.
“Dari tahun kemarin kita sudah mulai untuk mewujudkan target sebsgwi kunbung pangan itu,” pungkas Sutikno. (adv/prokom)
