SAMARINDA – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim membantu memberikan alat potong hewan qurban ke 15 masjid di Kaltim.
Kepala DPKH Kaltim, Fahmi Himawan mengatakan Pemerintah Provinsi Kaltim turut berkontribusi untuk membantu walaupun tidak mahal, tapi setidaknya peralatan tersebut dapat membantu masyarakat.
“Tahun ini kita alokasikan 15 alat potong pisau ke 15 masjid dan 9 mesin potong gerinda maupun potong manual untuk ke 9 masjid,”ungkap Fahmi saat menghadiri acara Edukasi Pemotongan Ternak Qurban Yang Halal dan Penanganan Daging Qurban Yang Higenis tahun 2023, di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (27/6/2023).
Pada kesempatan sama, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kalimantan Timur M. Syirajuddin menyerahkan bantuan alat potong itu secara simbolis ke perwakilan 3 masjid yakni Masjid Nurul Mu’minin (mesin pemotong tulang manual, gerinda, pitau), Masjid At – Taqarrub pisau (set) Qurban dan Masjid As-Sajadah pisau (set) Qurban.
Fahmi mengatakan peralatan tersebut berupa peralatan mesin, baik yang berupa alat potong manual maupun mesin gerinda untuk memotong daging dan qurban di masjid-masjid. Dirinya mengimbau kepada masyarakat yang melakukan kegiatan pemotongan hewan qurban di masjid dapat mengajukan proposal bantuan peralatan pemotongan hewan.
Ia pun berharap alat tersebut nantinya bisa bermanfaat dan memastikan hewan tidak tersakiti. Namun alat tersebut bukan milik pribadi yang hisa dibawa pulang kerumah.
“Kami sangat berharap alat-alat tersebut bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masjid, sehingga mendapatkan pahala yang berkelanjutan ketika alat-alat tersebut senantiasa dipakai sesuai dengan peruntukan pengadaannya,”pintanya.
Pihaknya pun telah melakukan kegiatan pengawasan dan pembinaan terhadap lapak-lapak penjual hewan qurban yang ada di Kabupaten dan Kota. (Adv/diskominfo kaltim/dtn)
