Budiono Sebut Rekomendasi Calon Wawali Balikpapan Dicabut DPP PDI Pusat, Bukan Mundur

BALIKPAPAN – Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Fraksi PDI Perjuangan, Budiono mengkaltifikasi isu yang beredar bahwa dirinya mengundurkan diri dari Bakal Calin Wakil Walikota Balikpapan.

Dimana, pada tahap proses pemilihan Calon Wakil Walikota Balikpapan saat ini hanya tersisa 2 nama, yakni dirinya dengan Istri Almarhum Thohari Aziz yaitu Risti Utami Dewi.

Budiono mengatakan, bahwa dirinya bukan mengundurkan diri dari pencalonan tersebut, melainkan rekomendasi calon Wawali yang diajukannya sejak awal 2022 lalu telah dicabut oleh DPP PDI Perjuanga di Pusat.

Sebagai petugas partai kata Budiono, dirinya harus mematuhi dan melaksanakan putusan DPP PDI Pusat tersebut.

“Pencabutan dan pengalihan rekomendasi itu juga sudah dialihkan ke orang lain dan sudah ditembuskan ke Wali Kota dan DPRD Kota hari Rabu lalu, (4/1/2023),” jelasnya.

Diketahui, saat ini tahapan pemilihan calon Wawali Balikpapan memasuki tahap evaluasi kelengkapan berkas dari kandidat.

Diberitakan sebelumnya, terhembus kabar bahwa Bakal Calon (Balon) Wawali Balikpapan, Budiono dari Fraksi Partai PDI Perjuangan mengundurkan diri dari pencalonan dan mengalihkan dukungan kepada Risti Utami Dewi.

Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Kota Balikpapan, Abdulloh, ditemui awak media usai memimpin Rapat Paripurna DPRD di Gedung Paripurna DPRD Balikpapan, Rabu (11/10/2023) lalu.

“Ada informasi menarik, saudara Budiono mengundurkan diri dari pencalonan Wawali Balikpapan, kemudian rekomendasi pindah ke Bu Risti,” ujar Abdulloh.

Namun kata dia, pengunduran diri Budiono tersebut masih berupa surat tembusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan ke DPRD Kota Balikpapan.

“Tidak ada permohonan khusus dari DPP PDIP ke Ketua DPRD Kota Balikpapan ataupun Panitia Pemilihan Balon Wawali Balikpapan DPRD Kota Balikpapan,” terangnya.

Abdulloh menegaskan, dua nama yang diusung partai pengusung yang dikirim Wali Kota Rahmad Mas’ud ini akan tetap diproses, mengingat pengunduran diri hanya berbentuk surat tembusan saja.

“Dan untuk Pak Budiono, saya belum verifikasi apakah sudah melengkapi berkas bacalon Wawali Balikpapan tersebut atau belum,” tuturnya.

Abdulloh menambahkan, Panlih Balon Wawali Balikpapan akan melakukan konsultasi terlebih dahulu ke Kemendagri.

“Bagaimana pertimbangan Kemendagri nanti dalam prosesnya. Harusnya kalau tidak ada masalah dari Balon Wawali PDI-P, maka prosesnya terus berjalan sesuai dengan rencana,” ucapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *