Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Puji Setyowati. (Istimewa)
SAMARINDA – Berbagai siaran berita belakangan sering menginformasikan kasus perundungan pada anak-anak. Mirisnya, tak sedikit dari kasus bullying tersebut terjadi di lingkungan satuan pendidikan. Karena itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Puji Setyowati meminta agar orang tua bisa meningkatkan peranannya dalam mendidik dan mengawasi anak-anak mereka.
Puji tak menyalahkan orang tua atas kasus perundungan yang terjadi. Namun tetap saja, menurutnya orang tua adalah pihak yang paling dekat dengan anak-anak. Sehingga semestinya orang tua bisa lebih memperhatikan perubahan sikap dari anak-anak.
“Termasuk untuk tidak memberikan fasilitas yang melebihi usia mereka,” kata Puji, Jumat (20/10/2023).
Politisi Partai Demokrat itu mengamini bahwa selain rumah dan keluarga, anak-anak juga banyak menghabiskan waktu di sekolah. Namun menurutnya, peran orang tua harus tetap optimal dalam memastikan tumbuh kembang anak.
Ia mengungkapkan, sekalipun menghabiskan banyak waktu di sekolah, namun waktu anak-anak di rumah diyakininya lebih banyak ketimbang waktu yang dihabiskan di sekolah. Karena itu, alasan kesibukan semestinya tak bisa dijadikan dalih untuk melepaskan pengawasan anak.
“Saat ini kasus bullying tengah jadi sorotan. Sudah berlaku peradilan bagi anak, jadi jangan sampai anak-anak kiya melakukan tindakan di luar batas,” tegasnya.
Peradilan bagi anak-anak yang bertindak di luar batas sejatinya tidak diberlakukan untuk memberikan hukuman bagi anak. Namun sebagai salah satu cara dan sarana untuk mendidik anak-anak yang sudah terlanjut melakukan tindakan-tindakan yang tidak semestinya. (dtn/Adv DPRD Kaltim)
