SAMARINDA – Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Laila Fatihah mengusulkan agar pemerintah mulai menerapkan penggunaan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar. Secara spesifik Laila menyarankan agar kegiatan belajar di sekolah bisa memanfaatkam Google Chromebook.
Hal ini karena media tersebut memang dirancang khusus untuk kegiatan pembelajaran. Usulan ini datang setelah munculnya rencana pelarangan penggunaan HP di sekolah.
“Kalau pakai Google Chromebook saya yakin kegiatan belajar bisa lebih efektif. Karena fokusnya pada pembelajaran saja. Sedang HP, akan banyak distraksinya,” terang Laila.
Selain itu, ia menuturkan bahwa layar yang terbilang kecil pada ponsel memang tidak ideal untuk mendukung kegiatan pembelajaran. Sementara merujuk kepada praktik di negara-negara maju yang sudah melarang para siswanya menggunakan ponsel untuk keperluan belajar.
Laila menjelaskan bahwa pemanfaatan Google Chromebook mampu memberikan akses yang terbatas pada dokumen bahan ajar. Sehingga yang bisa diakses hanyalah dokumen-dokumen atau materi yang sudah diseleksi pihak sekolah.
“Jadi siswa tidak bisa mengakses internet secara bebas, seperti saat menggunakan ponsel,” lanjutnya.
Meski demikian, ia mengakui bahwa tak semua pelajar mudah untuk melepaskan kebiasaan mereka yang sudah tergantung dengan penggunaan HP. Sehingga Laila mengusulkan dilakukan pendekatan yang lebih tegas untuk memastikan bahwa para pelajar benar-benar bisa menggunakan perangkat yang disediakan untuk tujuan pendidikan. (ADV/DPRD Kota Samarinda)
