Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun. (istimewa)
SAMARINDA – Masyarakat Kaltim mendapatkan kabar gembira melalui tambahan anggaran yang masuk dalam Perubahan APBD Kaltim dalam tahun anggaran 2023. Penambahan anggaran yang termaktub dalam APBD Perubahan Kaltim juga berdampak pada sektor pertanian.
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun membenarkan hal tersebut. Namun ia mengaku belum mengetahui secara pasti berapa besar peningkatan anggaran yang akan dialokasikan untuk sektor peternakan di sisa tahun anggaran 2023 ini.
“Peningkatan anggaran ini memang permintaan kami. Seluruh fraksi yang ada di DPRD Kaltim meminta agar anggaran untuk sektor pertanian ditambah,” ucapnya, Sabtu (21/10/2023).
Permintaan untuk meningkatkan alokasi anggaran di sektor pertanian dilakukan agar sektor tersebut bisa mengalami peningkatan dari segi kualitas dan kuantitas. Karena sejauh ini, untuk memenuhi kebutuhan hasil produksi pertanian, Kaltim masih harus bergantung dari daerah-daerah penghasil di luar Kaltim.
“Kami proyeksikan, sektor pertanian akan menjadi sektor unggulan di kemudian hari,” lanjutnya,
Hal tersebut bukan sekadar cita-cita. Menurut Samsun, sektor pertanian di Kaltim memiliki proses pasar yang terbilang bagus, dan memiliki jangkauan yang luas. Perpindahan penduduk secara masif berkaitan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi salah satu preseden yang bisa dijadikan pertimbangan. (dtn/Adv DPRD Kaltim)
