Pelabuhan Kenyamukan. (ist)
SAMARINDA – Percepatan pembangunan di kawasan Pelabuhan Kenyamukan, Kutai Timur mendapat dukungan dari Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Agus Aras. Ia menilai keberadaan Pelabuhan Kenyamukan akan mendukung proses kemajuan di Kutai Timur. Proses keluar masuk barang melalui pelabuhan tersebut diyakininya akan memberikan berbagai keuntungan bagi masyarakat Kutim.
“Barang lebih murah, dan lebih mudah dijangkau masyarakat,” terangnya, Kamis (2/11/2023).
Ia melanjutkan, dari informasi yang ia terima, Pemkab Kutai Timur melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait juga sudah bisa menerbitkan Surat Keterangan Asal (SKA) untuk aktivitas ekspor ke luar daerah. Sehingga barang-barang yang hendak di ekspor, bisa memanfaatkan Pelabuhan Kenyamukan.
“Dengan begitu, ada biaya distribusi yang bisa ditekan. Bahkan daerah-daerah di sekitar Kutim juga bisa memanfaatkan Pelabuhan Kenyamukan karena jarak yang lebih dekat,” sambungnya.
Untuk saat ini, ia juga mendorong Pemkab Kutai Timur untuk terus menyelesaikan pembangunan jalan penghubung menuju pelabuhan tersebut. Menurutnya, dengan akses yang memadai, masyarakat dan pelaku usaha akan lebih muda menuju pelabuhan tersebut. Sehingga ke depannya, aktivitas bongkar muat dan pengapalan bisa lebih mudah dan memberikan keuntungan maksimal bagi daerah, dan masyarakatnya.
Pelabuhan Kenyamukan secara resmi telah menjadi aset Pemkab Kutai Timur sejak 2020 lalu, setelah sebelumnya berada di bawah kewenangan pemerintah pusat. Dengan begitu pengelolaan Pelabuhan Kenyamukan kini sepenuhnya menjadi hak Pemkab Kutim. (dtn/ADV DPRD Kaltim)
