DPRD Samarinda Tanggapi Rencana Pemkot Adakan Bus Listrik Untuk Urai Kemacetan

SAMARINDA – Sekretaris Komisi III DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny merespon soal wacana Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengadakan bus listrik sebagai upaya mengurai kemacetan.

Novan mengungkapkan keraguannya terhadap efektivitas langkah-langkah tersebut, terutama mengingat beberapa wilayah di Samarinda belum memiliki halte atau titik penghentian yang mampu.

“Contoh saja orang yang tinggal di daerah ataupun di dalam-dalam gang, apakah halte atau tempat berhentinya ada atau tidak di daerah mereka ya kan seperti itu,” jelas Novan pada Selasa, (7/11/2023).

Meskipun demikian, Novan menyatakan bahwa tetap mendukung dan menunggu inovasi Pemkot Samarinda. Ia mengakui bahwa kemacetan telah menjadi permasalahan yang masih ada di Kota Samarinda, dan solusi terbaik perlu diimplementasikan untuk kepentingan masyarakat.

Khususnya dengan rencana Kota Samarinda sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Novan menyoroti potensi peningkatan kepadatan penduduk dan kemacetan jalanan. Dia mengajak untuk mengatur sistem dengan lebih maksimal guna mengurangi dan mengurangi tingkat kemacetan.

“Tapi hal ini kita menyambut baik tinggal nanti mengatur sistemnya seperti apa biar bisa lebih maksimal dengan mengurai atau mengurangi tingkat kemacetan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *