KUKAR – Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan publik, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutai Kartanegara (Kukar) telah melakukan pengukuran Indeks Kompetensi Digital Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2023.
Hasilnya, skor indeks ASN Kukar tahun 2023 mencapai 2,3 dari skala 4, yang menunjukkan tingkat kemampuan digital yang cukup baik secara umum, tetapi masih ada ruang untuk peningkatan.
Pengukuran indeks ini dilakukan pada populasi ASN Kukar berjumlah sekitar 12.500 orang terdiri dari PNS dan PPPK dengan menggunakan framework Digcomp atau Digital Competence Framework for Citizens yang dikembangkan oleh European Comission.
Framework ini terdiri dari lima area kompetensi digital, yaitu informasi dan data, komunikasi dan kolaborasi, penciptaan konten digital, keselamatan, dan pemecahan masalah.
Hasil pengukuran tersebut diperoleh dari 94 unit kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar, terdiri dari tujuh badan, 24 dinas, satpol PP, dua Setda dan Setwan, 18 kecamatan, tiga RSUD dan 18 Puskesmas, 20 UPT Pendidikan, dan Inspektorat. Dari hasil tersebut, terlihat bahwa area kompetensi digital yang paling tinggi skornya adalah komunikasi dan kolaborasi, sedangkan yang paling rendah adalah penciptaan konten digital.
Kepala BKPSDM H. Rakhmadi, mengungkapkan, pengukuran indeks ini diharapkan dapat menjadi titik tolak bersama untuk meningkatkan kompetensi digital ASN Kukar agar pelayanan publik meningkat secara kualitas dan kuantitas.
“Kami berharap, pondasi yang diletakkan dengan hasil IKD ini dapat menjadi titik tolak bersama untuk meningkatkan kompetensi digital ASN Kukar agar pelayanan publik meningkat secara kualitas dan kuantitas,” tegas Rakhmadi.
Rakhmadi juga menambahkan, dengan adanya peningkatan kompetensi digital ASN Kukar, diharapkan dapat meningkatkan kepuasan dan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah Kabupaten Kukar.
“Tentunya dengan adanya peningkatan kepuasan publik akan terwujud peningkatan kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintahan,” tandas Rakhmadi.
Pengukuran indeks ini merupakan bagian dari inisiatif Tenggarong Project yang bertujuan untuk mengakselerasi transformasi digital di Kabupaten Kutai Kartanegara. Inisiatif ini terbuka lebar bagi para pemangku kepentingan untuk berpartisipasi dan berkolaborasi demi peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan dan tingkat kepercayaan publik di Kabupaten Kutai Kartanegara. (ADV/Diskominfo Kukar)
