Ilustrasi jualan online. (ist)
SAMARINDA – Transaksi Jual beli online baik melalui aplikasi maupun media sosial di internet kini semakin maju, tak terkecuali di Kota Samarinda.
Hal tersebut terjadi seiring berkembangnya zaman yang semakin maju.
Kegiatan pemasaran produk jualan kini tak harus dilakukan secara kontemporer, melainkan sudah bisa dilakukan secara online.
Namun tak jarang, masih ada pelaku usaha yang tidak memanfaatkan kemajuan teknologi tersebut.
Oelh sebab itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar mendorong pemilik toko offline agar lebih kreatif dan memiliki inovasi baru dalam menjual dan memasarkan produknya.
“Contohnya, alat kecantikan ada banyak merek, maka bagi pemilik toko harus memikirkan bagaimana inovasi yang tepat di era sekarang, mereka bisa berinovasi dalam bentuk dan harganya harus selektif dengan produk yang dijual,” ujar Deni pada Jumat, (10/11/2023).
Tak hanya itu, Politikus Partai Gerindra itu juga ingin para pemilik toko dapat terus berinovasi dengan menghadirkan platform digital atau menjual melalui online shop, namun dengan catatan tetap perhatikan kualitas dari produk.
“Selama bisa menjaga kualitas dan kesesuaian harga tidak ada salahnya untuk berinovasi dengan turut berjualan online, cuman harus pintar dalam melakukan langkah-langkah untuk menawarkan jualan dengan jelas dan konkrit,” jelasnya.
Di sisi lain juga, Deni mengakui dirinya pun hingga kini masih saja melakukan belanja secara offline atau langsung datang ke toko.
“Saya sampai hari ini kalau ada keperluan masih berbelanja ke toko-toko offline yang ada di pusat perbelanjaan mal,” tutupnya. (ADV/DPRD Kota Samarinda)
