Masyarakat Kurang Mampu Harus Jadi Prioritas Penerima Beasiswa

Program Beasiswa Kalimantan Timur (BKT). (ist)

SAMARINDA – Program Beasiswa Kalimantan Timur (BKT) yang selama beberapa tahun terakhir diberikan bagi pelajar dan mahasiswa di Kaltim mendapat atensi dari Anggota DPRD Kaltim, Sutomo Jabir. Ia meminta, agar penerima manfaat beasiswa tersebut bisa diperluas, dan menjangkau pelajar dan mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang dan tidak mampu.

Hal ini disampaikan usai menerima keluhan warga di Kutai Timur yang mengaku sulitnya menyekolahkan anak mereka ke jenjang perguruan tinggi. Kesulitan tersebut lantaran biaya yang dibutuhkan di luar batas kemampuan masyarakat.

“Mereka, masyarakat minta supaya beasiswa ini bisa diberikan untuk lulusan SMA, supaya bisa kuliah,” jelasnya, Jumat (10/11/2023).

Ia juga mengusulkan agar jumlah alokasi anggaran untuk beasiswa bisa ditingkatkan. Sehingga kuota penerima beasiswa juga bisa bertambah. Dengan demikian, lebih banyak putra/putri Kaltim yang bisa merasakan manfaat baik dari program Beasiswa itu.

Untuk informasi, Pemprov Kaltim memang rutin mengalokasikan anggaran untuk program beasiswa selama beberapa tahun terakhir. Sejak era kepemimpinan Gubernur Kaltim dua periode, Awang Faroek Ishak hingga Gubernur kaltim periode 2018-2023, Isran Noor, propgram beasiswa selalu termaktub dalam APBD Kaltim.

Di era kepemimpinan Isran Noor ini, Pemprov Kaltim sudah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp1 triliun untuk mendanai program beasiswa yang diberi nama Beasiswa Kalimantan Timur. (dtn/ADV DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *