Rendi Solihin: Tingkatkan Kualitas Diri Sambut IKN, Jangan Jadi Penonton di Daerah Sendiri

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin. (ist/pribadi)

KUKAR – Proyek Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin digenjot pemerinntah pusat. Oelh karena itu, daerah penyangga IKN di Kalimantan Timur (Kaltim) harus bersiap dalam menyambut padatnya aktivitas di IKN dan daerah penyanggahnya kelak.

Pasalnya, kedepan seluruh daerah Kaltim akan menjadi wilayah penyangga dan mitra untuk IKN.

Salah satunya Kabupaten Kutai Kartanegara, daerah terluas di IKN  akan memiliki peran besar dalam menyokong pertumbuhan daerah Kaltim dan IKN.

Saat ini, program infrastruktur dan pangan tengah dijalankan oleh pemerintah Kabupaten Kukar. Bahkan, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas juga dipersiapkan oleh Kukar agar dapar berkontribusi dalam meyambut IKN di Kaltim.

Kukar akan menjadi salah satu daerah yang terdampak oleh pembangunan Ibukota Negara (IKN) yang baru dan diperkirakan ada jutaan penduduk yang akan pindah ke Kukar, baik sebagai pekerja maupun penduduk.

Hal ini tentu menimbulkan tantangan bagi daerah tersebut, khususnya dalam hal Sumber Daya Manusia (SDM).

Wakil Bupati Kukar, H Rendi Solihin, mengatakan bahwa persaingan SDM antara pendatang dan penduduk asli sudah mulai terasa. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat Kukar untuk tidak menjadi penonton di daerah sendiri, melainkan harus meningkatkan kualitas diri agar bisa bersaing.

“Untuk itu, persaingan sudah mulai terjadi dalam segi SDM dengan para pendatang mulai berkompetisi dengan putra putri asli daerah. Sebagai tuan rumah, jangan menjadi penonton di daerah sendiri,” katanya saat menghadiri acara Milad Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kukar ke 30, Kamis (9/11/2023).

Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas SDM adalah dengan mendukung pendidikan yang berkualitas. Rendi mencontohkan MAN 2 Kukar yang memiliki semboyan Mandiri Berprestasi Berbasis Lokal Berwawasan Global. Ia berharap, semboyan tersebut bisa menjadi motivasi bagi siswa-siswi MAN 2 Kukar untuk terus berkembang dan berprestasi.

“Seperti diketahui, MAN 2 Kukar salah satu sekolah yang jumlah anak didiknya lebih banyak. Peningkatan SDM yang unggul dan berbudaya sesuai dengan program Kukar Idaman agar bisa melahirkan generasi muda yang berprestasi dan lebih maju,” ungkapnya.

Selain pendidikan, Rendi juga menekankan pentingnya mengembangkan sumber daya lainnya yang lebih berkelanjutan, seperti pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Menurutnya, kekayaan Kukar yang selama ini bergantung pada minyak bumi, gas alam, dan batubara, sudah tidak bisa diharapkan lagi.

“Ini menjadi kekhawatiran kita untuk kedepannya bagaimana Kukar bisa bertahan dan eksis agar tetap bisa mensejahterakan masyarakatnya dengan hanya mengandalkan 3 sumber tersebut. Kedepannya, Pemkab Kukar melalui Kukar Idaman telah menetapkan untuk meningkatkan sumber daya lainnya. Diyakini dengan adanya sumber daya tersebut, Kukar akan tetap sejahtera,” tuturnya.

Rendi berharap, dengan adanya persiapan-persiapan tersebut, Kukar bisa hadapi IKN dengan baik. “Seperti harapan kita bersama, SDM sangatlah penting demi kemajuan suatu daerah,” tutupnya. (ADV/Prokom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *