Infografis progres jalan usaha tani di Kukar
KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memang tengah fokus pengembangan sektor pertanian dalam arti luas agar dapat menjadi leading sektor dalam menyuplai pangan di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) dan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Bahkan, Pemkab Kukar juga mempetakan titik kawasan-kawasan yang dijadikan fokus program tersebut serta telah menjalankan sejumlah program penunjangnya, seperti infrastruktur pertanian, sarana prasarana pertanian hingga irigasinya.
Terdapat 5 kawasan yang menjadi fokus program tersebut, diantaranya Kecamatan Marangkayu, Kecamatan Sebulu – Muara Kaman, Kecamatan Tenggarong – Loa Kulu, Kecamatan Tenggarong Seberang I dan Kecamatan Tenggarong Seberang II.
Program tersebut juga dikenal dengan Program pembangunan pertanian terintegrasi berbasis kawasan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Dipaparkan Edi, program pembangunan pertanian terintegrasi berbasis kawasan tersebut merupakan program yang selaras dengan pengembangan pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif yang merupakan salah satu fokus Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2021 – 2026.
Edi menambahkan, dalam program tersebut pwemkab Kukar juga mendorong optimalisasi peningkatan produktifitas pertanian dengan melengkapi infrastruktur tani seperti jalan usaha tani, irigasi embung, alsintan dan pengembangan SDM.
“Program pertanian berbasis kawasan menjadi daya pikat utama dikarenakan ada 5 kawasan yang telah ditetapkan eksistingnya. Dari kawasan itu, pengembangan padi sawah, tanaman holtikultura, peternakan, dan perikanan tumbuh berjalan beriringan dalam satu kawasan,” paparnya.
Sementara, untuk program jalan usaha tani di Kukar merupakan program yang dijalankan Di Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar dengan target pembangunan Jalan Usaha Tani 2023 Sepanjang 66,5 Kilometer.
“Realisasi per Oktober 2023 sudah mencapai 76 Kilometer,” tutur Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik belum lama ini.
Program tersebut difokuskan pada 5 Kawasan Pertanian, yakni Kecamatan Sebulu-Muara Kaman, Kecamatan Tenggarong-Loa Kulu, Kecamatan Marangkayu, Kecamatan Tenggarong Seberang I dan Kecamatan Tenggarong Seberang II.
Target Total Jalan Usaha Tani Hingga 2026 sepanjang 120 Kilometer, dimana Distanak Kukar Membangun 100 Kilometer dan Dinas Perkebunan Kukar membangun 20 kilometer.
” Tujuannya mempermudah Akses petani dan memudahkan petani mengangkut hasil panen,” tutupnya. (ADV/Prokom)
