Kopi Perangkat di Kutai Kartanegara. (ist)
SAMARINDA – Dewasa ini, kopi telah menjadi salah satu kebutuhan utama yang harus dipenuhi oleh sebagian masyarakat Indonesia.
Budaya minum kopi memang sudah mengakar di berbagai daerah di nusantara. Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun pun membeberkan, bahwa di Kaltim sudah terdapat daerah yang konsistem memproduksi kopi.
“Di Desa Peranngat Baru, Kecamatan Marangkayu. Ada kampung yang memang menanam dan memproduksi kopi,” terangnya, Senin (13/11/2023).
Samsun menerangkan bahwa masyarakat di desa tersebut sudah menjadikan tanaman kopi sebagai salah satu sumber penghasilan bagi warga setempat. Ia pun menilai, jika dikembangkan dengan optimal, tanaman kopi yang dihasilkan di lokasi tersebut bisa menjadi tambahan pemasukan bagi daerah.
“Tentu selain menjadi penghasilan bagi masyarakat setempat, pengoptimalan kebun kopi dan produksinya juga bisa menambah pemasukan daerah,” sambungnya.
Samsun mengaku bangga dan menyampaikan apresiasi terhadap pelaku usaha kopi di kampung tersebut. Bahkan kopi yang dihasilkan dari desa tersebut merupakan Kopi Luwak yang namanya sendiri sudah terkenal di dunia perkopian Indonesia.
Dari informasi yang ia terima, Kopi Luwak yang dihasilkan dari kampung ini sudah berhasil menarik pecinta kopi Indonesia untuk berkunjung. Kualitas kopi yang dihasilkan pun tak kalah dengan kualitas yang dihasilan daerah-daerah lain di Indonesia. (ADV DPRD Kaltim)
