Rumah Layak Huni (RLH) di Kubar. (ist)
SAMARINDA – Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang menyampaikan apresiasinya kepada Pemprov Kaltim yang sudah memusatkan alokasi progam tanggung sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibilty (CSR) di Kaltim untuk pembangunan Rumah Layak Huni (RLH).
Veri menilai program tersebut memang menjadi salah satu cara dalam menurunkan angka kemiskinan di Kaltim. Ia berharap program ini bisa terus dilakuan di tahun-tahun yang akan datang.
“Selain dari CSR ini, program ini juga dikerjakan dengan APBD Kaltim. Saya sangat setuju dengan pelaksanaan program ini,” ujar dia, Kamis (16/11/2023).
Meski menyampaikan apresiasinya, Veri selaku wakil rakyat yang fokus di bidang infrastruktur dan pembangunan menegaskan bahwa pihaknya di Komisi III DPRD Kaltim akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program ini di lapangan.
Ia menambahkan, jika ada hal-hal yang tidak sesuai harapan, maka pihaknya akan melakukan evaluasi untuk bersama-sama menemukan solusi yang paling baik bagi kepentingan masyarakat.
“Jadi bagaimana pelaksaan di lapangannya, apa kendala yang dihadapi akan terus kami pantau,” tegasnya.
Untuk informasi, kondisi bangunan masyarakat memang menjadi salah satu indikator dalam menghitung angka kemiskinan di sebuah daerah. Kaltim sendiri berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim masih memili 6,11 persen penduduk miskin pada September 2022. (ADV DPRD Kaltim)
