Pemilu Semakin Dekat, DPRD Samarinda: PR Besar untuk KPU Tekan Angka Golput

SAMARINDA – Pemilu 2024 hanya tinggal beberapa bulan lagi. Ketua Komisi I DPRD Samairnda, Joha Fajal pun mengingatkan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara Pemilu masih memiliki sejumlah PR besar. Di antaranya dalam menarik minat pemilih, untuk menekan angka golput.

Joha berharap, KPU bisa menyiapkan alngkan yang inobatif untuk menarik minat pemilih agar mau menggunakan hal pilih mereka. Joha menyebut, hingga saat ini masih banyak warga Samarinda yang memutuskan untuk golput. Sehingga hal ini perlu ditelusuri penyebabnya dan dievaluasi untuk pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan datang.

“KPU harus bisa menyiapkan langkah yang inovatif untuk meningkatkan jumlah pasrtisipan dalam Pemilu 2024 nanti. Supaya Pesta Demokrasi ini benar-benar menjadi pesta bagi seluruh masyarakat,” kata dia.

Sebagai informasi, pelaksanaan Pemilu 2019 mencatatkan bahwa jumlah masyarakat yang menggunakan hak pilihnya di Samarinda kurang dari 75 persen. Tepatnya, hanya 72,2 persen masyarakat yang datang ke TPS dan menggunakan hak mereka. Bahkan lebih parah lagi, angka tersebut jsutru mengalami penurunan dalam momentum Pilkada Samarinda, di 2020 silam.

Dalam agenda pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda, hanya ada 52,26 persen masyarakat Samarinda yang menggunakan hak pilih mereka. Artinya 47 persen masyarakat memutuskan untuk golput dalam memilih pimpinan daerah mereka.

“Kami sampai saat ini juga terus mengevaluasi, apa yang menyebabkan masyarakat enggan menggunakan hak pilih mereka. Jadi harapan kami, KPU bisa berinovasi, supaya angka pemiliuhnya naik,” pungkas  dia. (ADV/DPRD Kota Samarinda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *