KUKAR – Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, menghadiri sosialisasi sekaligus pelantikan pengurus Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kutai Kartanegara. Untuk periode 2023-2028, di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong, Selasa (5/12/2023).
Desman Minang Endianto, didapuk sebagai ketua APSAI Kukar. Dilantik langsung oleh Ketua APSAI Pusat, Johana Jonathan, ditandai dengan pengalungan dan penyematan PIN APSAI oleh Sekkab Kukar, Sunggono. Didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Bambang Arwanto.
Saat membacakan sambutan bupati Kukar, Sekkab Sunggono mengatakan tujuan didirikannya APSAI untuk memperhatikan kesejahteraan anak-anak Indonesia. Yakni dengan cara mendampingi, membantu, serta memberikan penghargaan kepada perusahaan yang memiliki kebijakan, program maupun produk yang layak anak.
Tak hanya itu, APSAI pun diharapkan menjadi wadah untuk sinergi dan percepatan upaya perlindungan anak. Terutama untuk memastikan peran serta sektor swasta di Indonesia, termasuk di Kukar.
Disebutkannya, sektor swasta memiliki peran strategis untuk menjadi mitra pemerintah. Bersama anggota masyarakat dan berbagai instansi berbasis komunitas lainnya, bersama-sama membentuk tiga pilar utama penggerak pembangunan berorientasi pada pemenuhan hak-hak anak.
“Selamat kepada ketua dan seluruh Pengurus Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kabupaten Kutai Kartaegara Periode 2023-2028 yang tadi baru saja dilantik,” ucap Sunggono.
Mengingat di Kukar sudah terbentuk Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Forum TJSP). Sunggono mengharapkan APSAI Kukar dapat melakukan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dengan Forum TJSP Kukar. Yakni dalam penyusunan dan integrasi program atau kegiatan untuk mendorong pemenuhan hak-hak dan perlindungan anak. Serta mewujudkan kesejahteraan anak di Kukar.
“Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kabupaten Kutai Kartanegara sangat jelas dan diwujudkan dengan berbagai kebijakan, termasuk mendorong pembentukan forum anak di tingkat kabupaten, kecamatan termasuk tingkat desa kelurahan” ujarnya.
Sementara it, Kepala DP3A, Bambang Arwanto, menyebutkan Kukar saat ini berada di tingkatan madya untuk Kota Layak Anak (KLA) selama 4 tahun berturut-turut. Sejumlah upaya telah dilakukan untuk peningkatan status KLA tingkat Nindya, dengan menginisiasi pusat informasi layak anak dan sahabat anak. Selain itu juga, memulai sekolah ramah anak, Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA), dan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI).
“Jadi semua atmosfer ekosistem terkait dengan kota layak anak akan kita perbaiki semua hari ini kita akan perbaiki Kukar melalui APSAI ini, target kita Kukar menjadi Kota Layak Anak tingkat Nindya” tutup Bambang Arwanto
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, menghadiri sosialisasi sekaligus pelantikan pengurus Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kutai Kartanegara. Untuk periode 2023-2028, di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong, Selasa (5/12/2023).
Desman Minang Endianto, didapuk sebagai ketua APSAI Kukar. Dilantik langsung oleh Ketua APSAI Pusat, Johana Jonathan, ditandai dengan pengalungan dan penyematan PIN APSAI oleh Sekkab Kukar, Sunggono. Didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Bambang Arwanto.
Saat membacakan sambutan bupati Kukar, Sekkab Sunggono mengatakan tujuan didirikannya APSAI untuk memperhatikan kesejahteraan anak-anak Indonesia. Yakni dengan cara mendampingi, membantu, serta memberikan penghargaan kepada perusahaan yang memiliki kebijakan, program maupun produk yang layak anak.
Tak hanya itu, APSAI pun diharapkan menjadi wadah untuk sinergi dan percepatan upaya perlindungan anak. Terutama untuk memastikan peran serta sektor swasta di Indonesia, termasuk di Kukar.
Disebutkannya, sektor swasta memiliki peran strategis untuk menjadi mitra pemerintah. Bersama anggota masyarakat dan berbagai instansi berbasis komunitas lainnya, bersama-sama membentuk tiga pilar utama penggerak pembangunan berorientasi pada pemenuhan hak-hak anak.
“Selamat kepada ketua dan seluruh Pengurus Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kabupaten Kutai Kartaegara Periode 2023-2028 yang tadi baru saja dilantik,” ucap Sunggono.
Mengingat di Kukar sudah terbentuk Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Forum TJSP). Sunggono mengharapkan APSAI Kukar dapat melakukan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dengan Forum TJSP Kukar. Yakni dalam penyusunan dan integrasi program atau kegiatan untuk mendorong pemenuhan hak-hak dan perlindungan anak. Serta mewujudkan kesejahteraan anak di Kukar.
“Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kabupaten Kutai Kartanegara sangat jelas dan diwujudkan dengan berbagai kebijakan, termasuk mendorong pembentukan forum anak di tingkat kabupaten, kecamatan termasuk tingkat desa kelurahan” ujarnya.
Sementara itu, Kepala DP3A, Bambang Arwanto, menyebutkan Kukar saat ini berada di tingkatan madya untuk Kota Layak Anak (KLA) selama 4 tahun berturut-turut. Sejumlah upaya telah dilakukan untuk peningkatan status KLA tingkat Nindya, dengan menginisiasi pusat informasi layak anak dan sahabat anak. Selain itu juga, memulai sekolah ramah anak, Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA), dan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI).
“Jadi semua atmosfer ekosistem terkait dengan kota layak anak akan kita perbaiki semua hari ini kita akan perbaiki Kukar melalui APSAI ini, target kita Kukar menjadi Kota Layak Anak tingkat Nindya” tutup Bambang Arwanto. (ADV/Prokom Kukar)
