Sekda Kukar Sunggono Ikuti Pengembangan Kompetensi ASN yang Digelar Pemprov Kaltim

KUKAR – Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono mengikuti Pengembangan Kompetensi ASN “Etika Pergaulan Pejabat Publik dan Personal Branding”  bagi ASN  dan pejabat di Lingkungan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kaltim pada Rabu (7/12/2023) di Hotel Mercure Samarinda.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni secara daring. Sandra Erwanto dari  Kementerian Sekretaris Negara menjadi pembicara dalam Acara tersebut.

Dalam kegiatan tersebut bukan hanya karakter seorang ASN yang dibahas.  Tetapi juga bagaimana seorang ASN bisa membranding dirinya. Serta etika bergaul seorang ASN dan pejabat publik. Baik itu di lingkup kerja. Maupun ketika di lingkup yang lebih tinggi maupun internasional.

Selain itu Sandra Erwanto juga memberikan teknik-teknik yang biasa dipakai di pergaulan  dunia internasional. Saat ditemui usai kegiatan, Sunggono mengatakan bahwa ia sangat mendukung kegiatan seperti ini karena kegiatan seperti ini bisa meningkatkan kualitas ASN di Kutai Kartanegara untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya pengembangan ASN perlu dilakukan. Agar kualitas ASN sebagai pelayan masyarakat tidak diragukan lagi. Dan ini perlu menjadi perhatian bersama, agar kualitas serta Etika ASN di Kukar bisa berkualitas, bermoral dan berakhlak mulia.

Sunggono juga mengatakan bahwa kegiatan Seperti ini sangat baik karena para ASN terutama para pejabat publik bisa mengerti dan mengetahui bagaimana perilaku dan etika pejabat saat di depan umum terlebih lagi saat berada di tingkat internasional.

“ASN  perlu  mempelajari dan memahami persepsi, sikap perilaku dan tata cara Berkomunikasi dengan sesama pejabat maupun yang lebih tinggi termasuk kepada Tamu  sehingga tidak terjadi kesalahpahaman,” ungkapnya.

Jika tidak belajar, etika perilaku maka akan dianggap tak memahami  dan akan sangat fatal. Apalagi bila berada di tingkat internasional. Sunggono berharap Kukar juga bisa mengupayakan pelatih tersebut sehingga para ASN dan khususnya para pejabat eselon bisa  memahami Etika Pergaulan Pejabat Publik. (ADV/Prokom Kukar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *