DPRD Samarinda Dukung Adanya Sekolah Inklusi, Deni: Ini salah satu terobosan pemerataan pendidikan

SAMARINDA – Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengadvokasi pemerintah untuk memberikan akses pendidikan yang lebih luas kepada anak-anak penyandang disabilitas.

Pernyataan ini disampaikannya dalam konteks sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan bagi mereka yang menghadapi kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena perbedaan fisik, emosional, mental, dan sosial.

“Sebagai wakil rakyat, kami meminta pemerintah untuk memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak disabilitas, dan kami berharap tidak ada satu pun anak disabilitas yang harus absen dari bangku sekolah karena biaya pendidikan yang mahal,” ungkap Deni, Selasa (9/1/2024).

Pendidikan khusus diarahkan kepada peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa, namun menghadapi kesulitan tertentu. Ia menekankan pentingnya memberikan layanan pendidikan yang bermutu pada satuan pendidikan di semua jalur untuk anak-anak penyandang disabilitas.

Politisi partai Gerindra ini mendukung adanya terobosan, seperti sekolah inklusi yang telah dimulai sejak awal tahun lalu di sekolah-sekolah negeri di Samarinda.

Ia menekankan bahwa konsep sekolah inklusi dapat mencegah anak-anak disabilitas menjadi gelandangan atau terpinggirkan karena kesulitan akses pendidikan.

Dengan adanya upaya itu, ia berharap pemerintah dapat mempertahankan komitmen untuk menghadirkan lebih banyak sekolah inklusi. Dengan demikian, masyarakat dapat menyaksikan peningkatan akses dan kualitas pendidikan bagi anak-anak penyandang disabilitas di Kota Samarinda.

“Kita ingin menghindari situasi di mana anak-anak disabilitas terpaksa menjadi anak gelandangan atau meminta-minta. Hal ini sering kita temui, dan sekolah inklusi menjadi langkah positif untuk mencegah hal tersebut,” pungkasnya. (ADV/DPRD Kota Samarinda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *