Fenomena Bayi Dibuang di Samarinda Dapat Sorotan Serius dari Komisi IV DPRD Kota

SAMARINDA – Fenomena tragis di mana bayi dibuang oleh ibu kandungnya di Kota Samarinda telah mengejutkan dan memprihatinkan banyak pihak.

Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menegaskan bahwa kejadian serupa yang terus berulang memerlukan perhatian serius dari semua pihak.

“Dengan kasus ini, kita diingatkan akan pentingnya peran orang tua, keluarga, dan masyarakat dalam mencegah tragedi semacam ini terjadi lagi,” kata Deni, Jumat (23/2/2024).

Deni menyoroti beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebab dibalik perbuatan tragis tersebut, termasuk kurangnya edukasi tentang kesehatan reproduksi, stigma sosial terhadap ibu hamil di luar nikah, dan kelemahan keluarga dalam memberikan dukungan.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan edukasi dan sosialisasi tentang kesehatan reproduksi, serta perlunya solusi konkret untuk membantu keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi dalam membesarkan anak.

“Mari kita bersama-sama membangun kepedulian dan saling membantu. Kita harus bersatu untuk mencegah tragedi seperti ini terulang kembali,” imbuhnya.

Komisi IV DPRD Kota Samarinda juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung upaya pemerintah dalam menangani kasus ini, baik melalui regulasi maupun program-program yang dapat membantu ibu hamil dan anak-anak.

Menurutnya diperlukan tindakan konkret dan komprehensif untuk mencegah kasus serupa di masa depan. Dengan demikian, semua pihak diharapkan dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi semua anak-anak. (ADV/DPRD Kota Samarinda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *