Pasar tani dan bazar pangan di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Samarinda, Selasa (2/4/2024) lalu.
Samarinda – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Laila Fatihah, mengusulkan agar pelaksanaan pasar tani dan bazar pangan dapat diselenggarakan secara merata di seluruh wilayah Samarinda.
Menurutnya, kegiatan tersebut seharusnya tidak hanya terpusat di pusat kota, tetapi juga harus memperhatikan masyarakat yang berada di luar pusat kota, seperti daerah Samarinda Seberang.
“Kita perlu memikirkan masyarakat yang jauh dari kota, bukan hanya terpusat di tengah kota,” ungkap Laila, Rabu (10/4/2024).
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan pasar tani dan bazar pangan yang merata akan memberikan manfaat bagi petani dan konsumen. Dengan transaksi langsung antara petani dan konsumen, harga yang ditawarkan dapat lebih terjangkau tanpa merugikan petani.
“Langsung dari petani ke konsumen, tanpa perantara, pasti harganya lebih murah. Ini kepentingan bersama,” tambahnya.
Laila menekankan bahwa langkah ini juga akan meningkatkan kesejahteraan petani karena mereka akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari hasil pertanian mereka. Pelaksanaan pasar tani dan bazar pangan yang tersebar merata di wilayah Samarinda diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi kesenjangan ekonomi antara pedesaan dan perkotaan.
Upaya ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif, di mana seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan secara adil dan merata.
“Kami berharap pemerintah kota dapat segera mengambil langkah konkret dalam mewujudkan pelaksanaan pasar tani dan bazar pangan yang merata di Samarinda,” pungkasnya. [aci/ADV DPRD SMD]
