Abdul Rohim Soroti Permasalahan dalam Pelaksanaan Program Probebaya

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rohim.(ist)

Samarinda – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Abdul Rohim, menilai bahwa Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) masih menghadapi banyak keluhan dari masyarakat, yang menunjukkan adanya masalah dalam pelaksanaannya.

Menurutnya, aduan-aduan yang diterimanya menunjukkan bahwa realisasi Probebaya tidak selaras dengan kebutuhan masyarakat.

“Banyak yang mengadukan bahwa realisasi Probebaya itu tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dari partisipasi sendiri, apakah benar Probebaya itu melibatkan masyarakat dalam menentukan program,” ungkap Rohim, Senin (6/5/2024).

Meskipun program ini dianggap unggulan dan sukses oleh Wali Kota, di lapangan, Rohim mendapati banyak keluhan saat berinteraksi langsung dengan masyarakat, mengindikasikan adanya masalah yang belum terpecahkan.

“Banyak aduan dari masyarakat mengenai realisasi Probebaya yang tidak sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa diperlukan perbaikan di masa mendatang, terutama dalam pelaksanaan rembug warga untuk mengusulkan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

Rohim menekankan pentingnya mengatasi masalah ini sebelum menjadi lebih besar, terutama karena program ini melibatkan langsung para Ketua Rukun Tetangga (RT) yang mungkin tidak begitu memahami prosedur pemerintahan.

“Para RT biasanya tidak begitu paham prosedur di pemerintahan, mereka hanya mengikuti. Namun, jika mereka yang menandatangani, mereka yang akan menghadapi masalah,” tegasnya.(wan/ADV/DPRD SMD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *