Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Anhar.(ist)
Samarinda – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Anhar, mengkritik rencana Pemerintah Kota Samarinda untuk merombak Taman Samarendah.
Ia berpendapat bahwa taman yang telah dibangun dengan dana miliaran rupiah tersebut seharusnya dapat dimanfaatkan dengan lebih bijaksana.
Baru-baru ini, Pemerintah Kota Samarinda mengadakan rapat untuk membahas redesain Taman Samarendah.
Rencana tersebut mencakup perubahan desain, tata wilayah, dan bahkan patung-patung di taman tersebut.
Anhar menyarankan agar perbaikan taman sebaiknya melibatkan kontribusi dari perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) daripada sepenuhnya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Kalau ingin diperbaiki sebaiknya melibatkan kontribusi perusahaan juga, mintai CSR, daripada harus menggunakan APBD secara penuh,” ujar Anhar pada Selasa (7/5/2024).
Politisi Partai PDIP itu juga menekankan pentingnya menghargai sejarah dalam pembangunan taman tersebut. Ia mengingatkan bahwa banyak pengorbanan yang telah dilakukan, seperti pemindahan sekolah menengah.
“Kita perlu ingat juga bahwa dalam sejarah pembangunan taman itu banyak yang telah dikorbankan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Anhar menekankan agar pemerintah lebih fokus pada kegiatan yang telah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) daripada melakukan perubahan pada bangunan yang masih layak dan ada.
“Harus bisa dimanfaatkan secara optimal,” pungkasnya.(wan/ADV/DPRD SMD)
