Foto: ILUSTRASI – TABUNG GAS ELPIJI.(ist)
Integritaskaltim.com, Samarinda – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Abdul Rohim, menyoroti adanya masalah kelangkaan gas LPG (elpiji) 3 kg yang terus berulang di Kota Samarinda.
Ia menegaskan bahwa Pemkot Samarinda harus melakukan evaluasi mendalam untuk mengatasi masalah ini secara tuntas, bukan hanya mengatasi gejala sementara.
“Kita tegur Pemkot kenapa kejadian kelangkaan gas ini terjadi berulang-ulang. Artinya kalau sampai masalah itu terjadi berulang-ulang, artinya itu ada mismanajemen,” ujar Rohim, Selasa (18/6/2024).
Ia menekankan bahwa jika manajemen pengelolaan gas elpiji berjalan dengan baik, seharusnya masalah ini bisa diatasi hingga ke akarnya, sehingga tidak muncul kembali di masa depan.
Rohim mengkritik cara Pemkot yang hanya melakukan tindakan sementara tanpa mencari solusi jangka panjang.
Menurutnya, pemkot harus melakukan analisis mendalam untuk menemukan penyebab sebenarnya dari kelangkaan gas dan tidak hanya fokus pada solusi sementara.
“Kalau dia baik dalam manajemen, sekali muncul masalah maka dia bisa selesaikan sampai ke akarnya, sehingga tidak muncul lagi masalah berikutnya. Tapi ini terus berulang, artinya ini mesti dicari tahu ini masalahnya sebenarnya apa,” tegasnya.
Ia juga mengangkat isu mengenai pengguna gas yang tidak tepat sasaran sebagai salah satu potensi masalah. Namun, Rohim menekankan bahwa ini bukan satu-satunya masalah yang ada.
Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu pun menekankan perlunya pemkot untuk tidak hanya mengidentifikasi masalah tetapi juga mencari solusi yang efektif untuk memastikan distribusi gas elpiji 3 kg tepat sasaran.
“Misal ada pengguna-pengguna yang tidak tepat sasaran. Nah sekarang supaya itu tepat sasaran apa yang mesti dilakukan. Karena kalau hanya diam saja percuma. Harus ada tindakan,” ujarnya.(wan/ADV/DPRD SMD)
