Laila Sebut Kelangkaan Gas LPG 3 Kilgoram Dipicu oleh Agen

Teks Foto : Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Laila Fatihah.(ist)

Integritaskaltim.com, Samarinda – Kelangkaan gas LPG (elpiji) 3 kg kembali menjadi sorotan di kota Samarinda. Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Laila Fatihah, mengungkapkan bahwa penyebab utama kelangkaan ini juga dipicu kebijakan agen distribusi yang lebih mengutamakan pasokan ke daerah luar Samarinda.

Menurut Laila, agen-agen tersebut cenderung memilih mengirimkan gas elpiji ke daerah-daerah luar kota karena harga jual yang lebih tinggi.

“Agen lebih memilih mengirim pasokan gas elpiji ke daerah luar karena harganya lebih mahal,” ungkap Laila, Senin (22/6/2024).

Ia menjelaskan bahwa tindakan ini menyebabkan pasokan untuk warga Samarinda menjadi terbatas dan sulit didapatkan. Kondisi ini tentu sangat merugikan masyarakat yang sangat bergantung pada gas elpiji 3 kg untuk kebutuhan sehari-hari.

Laila juga menyoroti pentingnya pengawasan ketat dari pihak pemerintah daerah dan instansi terkait dalam memastikan distribusi gas elpiji 3 kg yang adil dan merata.

Ia menekankan bahwa gas elpiji bersubsidi ini seharusnya lebih diprioritaskan untuk masyarakat berpenghasilan rendah di Samarinda, bukan untuk daerah-daerah lain yang mampu membeli dengan harga lebih tinggi.

“Masyarakat Samarinda sangat membutuhkan gas elpiji 3 kg ini. Oleh karena itu, distribusinya harus diawasi dengan ketat agar tidak ada lagi kelangkaan yang merugikan warga,” tambahnya

Ia juga mengusulkan agar dilakukan audit dan investigasi terhadap agen-agen yang diduga melakukan praktik-praktik tidak adil dalam distribusi gas elpiji.

Dalam beberapa bulan terakhir, kelangkaan gas elpiji 3 kg telah menjadi masalah yang berulang kali terjadi di Samarinda. Warga sering kali harus antre panjang dan bahkan rela membeli dengan harga yang lebih mahal di pasar gelap. Hal ini menunjukkan bahwa ada masalah serius dalam sistem distribusi yang harus segera diatasi.(wan/ADV/DPRD SMD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *