Foto: Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Anhar.(ist)
Integritaskaltim.com, Samarinda – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Anhar, menyambut positif rencana pengadaan Bus Rapid Transit (BRT) di kota ini.
Namun, Anhar menggarisbawahi beberapa catatan penting sebelum proyek ini direalisasikan, terutama terkait dengan perbaikan infrastruktur yang ada.
Menurut Anhar, perbaikan jalan dan infrastruktur harus menjadi prioritas utama sebelum pelaksanaan BRT.
“Jalan dan infrastruktur harus dibenahi terlebih dahulu, terutama masalah banjir yang harus segera ditangani,” ujarnya, Selasa (28/6/2024).
Ia juga menyoroti pentingnya kajian mendalam terkait sistem operasional BRT yang akan diterapkan. Anhar menilai bahwa baik sistem beli layanan maupun sistem pengelolaan mandiri memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Politisi PDI Perjuangan ini berharap bahwa dengan perbaikan infrastruktur yang memadai dan kajian yang matang, implementasi BRT dapat berjalan lancar dan efektif dalam mengatasi kemacetan serta meningkatkan kualitas transportasi di Samarinda.
Oleh karena itu, kajian yang jelas dan komprehensif sangat diperlukan sebelum membuat keputusan akhir.
“Segmen dan rutenya juga perlu diperhitungkan dengan seksama,” tambahnya.
“Meskipun konsepnya seperti apa terserah mana yang lebih baik, kajian harus jelas. Perbaikan jalan dan penanganan banjir tetap menjadi prioritas utama meskipun intensitas banjir sudah mulai berkurang,” tegas Anhar.
Dengan langkah-langkah persiapan yang tepat, Anhar yakin bahwa BRT akan memberikan kontribusi positif bagi sistem transportasi kota dan meningkatkan kenyamanan serta mobilitas masyarakat Samarinda.(wan/ADV/DPRD SMD)
