Foto: Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Markaca.(ist)
Integritaskaltim.com, Samarinda – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Markaca, mengungkapkan bahwa pemasangan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di kota ini masih menghadapi sejumlah kendala signifikan.
Menurutnya, dua masalah utama yang menghambat proses pemasangan adalah minimnya dana dan kapasitas listrik kota yang terbatas.
“Pertama, masalah pendanaan, kemudian kapasitas listrik kota Samarinda, itu yang menjadi kendala utama. Jika keduanya siap, maka seluruh Samarinda bisa terang benderang,” ujar Markaca pada Selasa (28/6/2024).
Ia menjelaskan bahwa beberapa kawasan, seperti Kecamatan Loa Janan Ilir, memang belum terpasang LPJU.
Namun, Markaca menegaskan bahwa tidak ada wilayah yang dianaktirikan dalam proses ini. Semua wilayah hanya perlu menunggu giliran sesuai dengan prioritas dan ketersediaan anggaran.
“Tidak ada wilayah yang dianaktirikan; hanya saja, proses pemasangan harus mengikuti urutan dan tidak mungkin dilakukan secara bersamaan. Persoalan anggaran juga menjadi faktor penting,” tambahnya.
Markaca berharap agar masyarakat dapat memahami situasi ini dan bersabar sampai semua kendala dapat diatasi. Ia mengingatkan bahwa meskipun dana tersedia, jika kapasitas sistem listrik tidak memadai, pemasangan LPJU tetap tidak bisa optimal.
Dengan penanganan yang tepat dan dukungan dari berbagai pihak, Markaca optimis bahwa Samarinda akan segera mendapatkan penerangan jalan yang memadai untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Misalnya, dana ada, tapi kapasitas listrik tidak memadai, itu tetap menjadi masalah. Kami mohon pengertian masyarakat dan akan terus berupaya mengatasi semua kendala ini,” pungkasnya.(wan/ADV/DPRD SMD)
