MAHAKAM ULU – Sebuah video viral berdurasi singkat menyoroti kondisi Rumah Sakit Ujoh Bilang, Kabupaten Mahakam Ulu, beredar di media sosial.
Video itu direkam warga, saat memulai perjalanan menuju RS Ujoh Bilang. Tampak jalan masuk masih tanah dan becek.
Kondisi ini disebut berlangsung lama namun tak kunjung diperbaiki, sebut warga yang merekam. Saat dikonfirmasi media ini, Ia tak ingin disebutkan identitas demi alasan keamanan.
Begitu Ia tiba dalam ruangan IGD kondisinya sepi. Tidak tampak petugas.
“Kami terpaksa masuk dan keluar ruangan mencari para petugas kesehatan. Menyapa tak kunjung ada balasan,” ungkap warga, sumber anonim itu.
Tak lama berselang, petugas kesehatan menyebut praktek poli dibuka hanya pagi. Tak hanya itu, warga juga menyebut kondisi RS juga terlihat kotor dan tidak terawat.
Kekurangan dokter dan tenaga kesehatan di RS tersebut dipicu karena RS masih berstatus pratama.
Data Dinkes Kaltim, sebaran dokter spesial di Kaltim, Kabupaten Mahulu yang paling minim yakni hanya 2 dokter spesial.
Terbanyak di Balikpapan yakni mencapai 265 dokter spesialis, kemudian Kota Samarinda 240 dokter lalu Kota Bontang 77 dokter dan Kabupaten Kutai Kartanegara [Kukar] 68 dokter.
Kemudian, di Kutai Timur [Kutim] ada 53 dokter, Paser 32 dokter, Berau 27 dokter, Penajam Paser Utara [PPU] 23 dokter, dan Kutai Barat [Kubar] 19 dokter.
Tiga tahun lalu, Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh saat memimpin Presentasi Roadmap Percepatan Program Kegiatan Sesuai Visi Misi KDH 2021-2024 di ruang rapat Bappelitbangda, Kamis [17/06/2021], berupaya meningkatkan status Rumah Sakit Pratama Gerbang Sehat Mahulu [GSM] menjadi tipe D umum.
Hal itu, karena menjadi salah satu program prioritas Pemkab Mahulu yang tertuang dalam Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati periode 2021 – 2024. Namun, hingga 3 tahun berlalu status RS tersebut tak kunjung beralih menjadi tipe D umum. (*)
