Foto : Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading.[ist]
Integritaskaltim.com, Samarinda – Pembinaan fisik dan mental menjadi prioritas utama bagi Dispora Kaltim dalam mempersiapkan atlet. Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Kaltim, Aidin Sugihartanto, menekankan pentingnya jam terbang bagi atlet usia dini untuk menghadapi kejuaraan nasional.
Menurut Aidin, mental dan pengalaman bertanding sangat berpengaruh dalam pertandingan tingkat tinggi. Ia menyebutkan, keberhasilan di kejuaraan nasional dan internasional membutuhkan persiapan lebih, seperti try out di luar negeri.
“Atlet kita sudah cukup matang dari segi fisik dan teknik, tetapi sering kali kalah mental saat bertanding di level nasional,” ujar Aidin, pada Senin (18/11/2024).
Di sisi lain, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading, mendukung penuh upaya tersebut. “Pembinaan yang baik akan membuka peluang besar bagi masa depan atlet,” terangnya.
Ia menegaskan pentingnya keterlibatan atlet dalam berbagai kejuaraan agar mereka tidak tertinggal dari atlet di luar Kaltim, khususnya Pulau Jawa.
Kegiatan seleksi provinsi (Selekprov) U13 dan U16 di Dojang Taekwondo Polder Air Hitam Samarinda menjadi salah satu cara untuk mengidentifikasi talenta muda. Dari 80 peserta, Pengprov TI Kaltim akan memilih 16 atlet yang akan berlaga di Kejurnas Taekwondo Desember 2024.
“Jam terbang mereka harus diperbanyak. Semangat juang, fisik prima, dan mental yang kuat menjadi kunci untuk meraih sukses,” tegas Rasman.
Dengan evaluasi dan pembinaan yang terus berjalan, harapan besar disematkan kepada atlet muda Kaltim untuk tampil di PON XXII di NTT dan NTB.[Adv/Dispora Kaltim]
