Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin saat menghadiri pentas PAI Kecamatan Penajam. (Dok. Humas Setkab PPU)
PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus mendorong penguatan pendidikan agama sebagai bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda. Dukungan tersebut salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Penajam Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di SDIT Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari ini menjadi ruang bagi para siswa untuk menampilkan kemampuan sekaligus mengembangkan potensi di bidang keagamaan. Tidak hanya berorientasi pada kompetisi, Pentas PAI juga menjadi sarana pembelajaran yang mendorong keberanian, kreativitas, kedisiplinan, serta pengamalan nilai-nilai agama sejak usia dini.
Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Pentas PAI memiliki nilai strategis dalam mendukung pembentukan karakter anak-anak di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, saya sangat menyambut baik serta mendukung diselenggarakannya kegiatan Pentas Pendidikan Agama Islam tingkat sekolah dasar se-Kecamatan Penajam. Kegiatan ini bukan hanya ajang perlombaan untuk meraih juara, melainkan wadah yang sangat strategis dalam membina karakter, mengasah potensi, serta menanamkan nilai keagamaan sejak dini,” ujar Abdul Waris.
Ia menilai pendidikan agama memiliki peran penting dalam membangun moral dan akhlak generasi muda, terlebih di tengah perkembangan teknologi digital yang memberikan begitu banyak pengaruh terhadap kehidupan anak-anak.
Karena itu, kegiatan seperti Pentas PAI diharapkan tidak berhenti sebagai agenda perlombaan tahunan, tetapi mampu memberikan pengalaman positif bagi peserta didik. Setiap penampilan dan proses persiapan menjadi bagian dari pembelajaran untuk membangun rasa percaya diri, sportivitas, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama.
Melalui dukungan terhadap kegiatan keagamaan di lingkungan pendidikan dasar, Pemkab PPU berharap lahir generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai karakter kuat, berakhlak, dan mampu menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Pentas PAI sekaligus menjadi gambaran bahwa pendidikan karakter perlu dibangun secara bersama-sama melalui sinergi pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat. Dengan pembinaan yang dilakukan sejak dini, generasi muda PPU diharapkan tumbuh menjadi sumber daya manusia yang berprestasi sekaligus memiliki fondasi moral dan keagamaan yang kuat. (ADV)
