Dok. Humas Setkab PPU
PENAJAM – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Waris Muin mengajak seluruh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang beraktivitas di kawasan Taman Alun-Alun Penajam untuk kembali memperkuat kebersamaan.
Ajakan tersebut disampaikan Abdul Waris Muin saat bertemu langsung dengan para pelaku UMKM untuk membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan pengelolaan dan aktivitas usaha di kawasan tersebut.
Dalam pertemuan itu, Wakil Bupati menekankan pentingnya menjaga kekompakan di tengah adanya persoalan internal yang muncul di antara pelaku UMKM. Menurutnya, perbedaan maupun persoalan yang terjadi sebaiknya diselesaikan secara bersama-sama agar tidak mengganggu keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.
Abdul Waris meminta para pelaku UMKM tidak terpecah hanya karena persoalan internal. Sebaliknya, seluruh pelaku usaha diharapkan dapat mengarahkan energi untuk meningkatkan kualitas usaha dan menciptakan suasana yang nyaman bagi pengunjung.
“Berhenti bertengkar, kembali bersatu. Yang harus kita pikirkan adalah bagaimana pembeli bisa ramai dan bagaimana bapak ibu bisa mendapatkan penghasilan,” ujar Abdul Waris Muin. Kamis, (8/10/2026).
Menurutnya, keberadaan UMKM di Taman Alun-Alun tidak hanya berkaitan dengan aktivitas perdagangan, tetapi juga menjadi bagian dari ruang publik yang dimanfaatkan masyarakat untuk berkumpul dan menikmati waktu luang.
Karena itu, kenyamanan konsumen menjadi salah satu hal yang perlu menjadi perhatian bersama. Pelaku UMKM didorong untuk terus melakukan inovasi, menjaga kebersihan lingkungan, serta memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.
Kondisi kawasan yang bersih, tertata dan nyaman diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat untuk datang. Semakin ramai kunjungan, semakin besar pula peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan.
Pemerintah Kabupaten PPU pun mendorong agar persoalan yang muncul di antara pelaku UMKM dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah. Dengan kebersamaan yang semakin kuat, kawasan Taman Alun-Alun diharapkan dapat berkembang menjadi ruang publik sekaligus pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang semakin hidup.
Melalui sinergi antara pemerintah dan pelaku UMKM, pengelolaan kawasan diharapkan tidak hanya berorientasi pada aktivitas jual beli, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan usaha yang nyaman, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara lebih luas. (ADV)
