HUT ke-2 Himpunan UMKM Taman Alun-Alun, Pemkab PPU Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas

Dok. Humas Setkab PPU

PENAJAM – Peningkatan kualitas produk, inovasi, dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar serta memperkuat daya saing. Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong para pelaku UMKM agar terus beradaptasi dengan perkembangan zaman sehingga mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.

Dorongan tersebut disampaikan melalui Staf Ahli Bupati PPU, Margono Hadi Sutanto, saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Himpunan UMKM Taman Alun-Alun Kabupaten PPU, Sabtu (24/10/2026).

Peringatan dua tahun perjalanan organisasi tersebut menjadi momentum untuk mempererat solidaritas antaranggota sekaligus memperkuat komitmen dalam mengembangkan usaha. Kebersamaan yang terbangun diharapkan menjadi modal penting bagi pelaku UMKM untuk menghadapi tantangan usaha dan menangkap peluang pasar yang semakin beragam.

Dalam sambutannya, Margono menyampaikan bahwa keberadaan UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Selain menjadi sumber penghasilan bagi keluarga, sektor ini juga berpotensi membuka lapangan kerja dan mendorong aktivitas ekonomi di lingkungan sekitar.

“Pelaku UMKM bukan sekadar menjalankan usaha, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat, pembuka lapangan kerja, serta bagian penting dalam pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara,” ujarnya.

Menurut Margono, mempertahankan keberlangsungan usaha membutuhkan semangat, ketekunan, dan kemampuan beradaptasi. Pelaku UMKM tidak cukup hanya mengandalkan produk yang sudah ada, tetapi juga perlu melakukan evaluasi secara berkala terhadap kualitas barang maupun pelayanan kepada pelanggan.

Ia mengingatkan bahwa kebutuhan konsumen terus berkembang seiring perubahan tren dan kemajuan teknologi. Karena itu, pelaku usaha perlu terbuka terhadap inovasi, memperhatikan masukan pelanggan, serta memanfaatkan berbagai sarana pemasaran untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

“Jangan pernah berhenti memperbaiki kualitas produk dan pelayanan. Dengarkan kebutuhan pelanggan, ikuti perkembangan zaman, serta manfaatkan teknologi sebagai sarana untuk memperluas jaringan pemasaran,” pesannya.

Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu peluang yang dapat dimaksimalkan oleh UMKM, mulai dari promosi melalui media sosial hingga penggunaan platform penjualan daring. Langkah tersebut dapat membantu pelaku usaha memperkenalkan produk kepada calon pembeli di luar lingkungan usaha mereka.

Selain pemasaran, peningkatan kualitas produk juga perlu menjadi perhatian. Konsistensi rasa atau mutu, kemasan yang menarik, pelayanan yang baik, serta kemampuan menjaga kepercayaan konsumen merupakan faktor yang dapat mendukung keberlanjutan usaha.

Perayaan HUT ke-2 Himpunan UMKM Taman Alun-Alun juga menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antaranggota, berbagi pengalaman, dan membangun kolaborasi. Melalui jaringan usaha yang semakin kuat, pelaku UMKM diharapkan dapat saling mendukung dalam menghadapi persoalan produksi, pemasaran, maupun pengembangan usaha.

Pemerintah Kabupaten PPU berharap semangat kebersamaan yang telah dibangun selama dua tahun dapat terus dipertahankan dan diikuti dengan peningkatan kapasitas usaha. Dengan inovasi, kualitas produk yang terjaga, serta pemanfaatan teknologi secara optimal, UMKM diharapkan semakin mampu bersaing dan menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi daerah. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *