Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sani Bin Husain.
Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sani Bin Husain, mengusulkan peningkatan anggaran untuk Dinas Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP2PA).
Ia menyampaikan usulan ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk memastikan kelancaran program-program yang dilaksanakan oleh dinas tersebut dapat berjalan secara optimal.
Menurut Sani, fluktuasi anggaran yang sering terjadi telah menjadi salah satu hambatan dalam menjalankan program-program yang dicanangkan.
“Anggarannya naik turun, ada di rentang Rp8 sampai Rp9 miliar. Programnya banyak, tapi anggarannya naik turun, tentu akan sulit untuk mencapai hasil maksimal dari tujuan program tersebut,” ungkap Sani, Senin (15/4/2024).
Sani, yang juga merupakan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menegaskan bahwa peningkatan anggaran ini tidak hanya penting untuk kelancaran program, tetapi juga untuk meningkatkan efektivitas kerja DP2PA, terutama setelah berhasil meraih penghargaan sebagai Kota Layak Anak.
“Seharusnya bisa dinaikkan, apalagi kemarin mereka telah membuat kita bangga dengan penghargaan Kota Layak Anak itu,” tambahnya.
Baginya, peningkatan anggaran juga merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah terhadap peran aktif Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mewujudkan program Kota Layak Anak.
“Kenaikan anggaran ini juga sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah kepada para OPD yang telah bekerja keras dalam mewujudkan Kota Layak Anak itu,” pungkasnya. [aci/ADV DPRD SMD]
