Sani Ungkap Keprihatinan Terhadap Kekerasan Terhadap Perempuan di Lingkungan Keluarga

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sani Bin Husain.

Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sani Bin Husain, mengungkapkan keprihatinannya terhadap meningkatnya kasus kekerasan yang dialami oleh perempuan di lingkungan keluarga.

Sani mengecam tindakan kejahatan asusila, khususnya ketika pelakunya adalah anggota keluarga sendiri seperti ayah, kakek, atau paman.

“Saya sangat menyayangkan tindakan kejahatan asusila yang terjadi di dalam keluarga, terutama ketika pelakunya adalah anggota keluarga sendiri, terlebih lagi jika ada hubungan darah seperti ayah dan kakak,” ungkap Sani, Minggu (21/4/2024).

Sebagai seorang ayah dengan dua putri, Sani merasa sangat terpukul melihat situasi seperti ini. Terlebih lagi, Samarinda telah disebut sebagai wilayah dengan tingkat kekerasan terhadap perempuan tertinggi di Kalimantan Timur dalam periode Januari hingga Maret 2024.

Menurut data yang diterimanya dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA), terdapat 57 kasus kekerasan pada periode tersebut.

“Sesungguhnya, sebagai seorang ayah, tugasnya adalah melindungi anak-anaknya, bukan menyakiti atau mengeksploitasi mereka seperti itu,” tegasnya.

Selain itu, Sani juga menyoroti kemungkinan pemicu dari kekerasan dalam keluarga. Menurutnya, kurangnya pemahaman agama atau keterlibatan dalam penyalahgunaan narkoba dapat menjadi faktor pemicu.

“Maka dari itu, pentingnya menanamkan pendidikan agama dan melakukan pencegahan penyalahgunaan narkoba sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kekerasan, terutama dalam keluarga, baik terhadap perempuan maupun anak-anak,” paparnya.

Sani juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam menjaga keharmonisan dan keselamatan anggota keluarga, terutama perempuan dan anak-anak, demi mewujudkan kesejahteraan dan kondusifitas lingkungan masyarakat Kota Samarinda. [aci/ADV DPRD SMD]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *