Harga Jual Daging Sapi Melonjak, Ini Kata Kadisperindagkop Kaltim

SAMARINDA – Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kaltim HM Yadi Robyan Noor mengatakan, kendati sejumlah kebutuhan pokok mulai naik, namun dia memastikan stok bahan pokok di Kaltim masih mencukupi hingga dua bulan ke depan.

 

“Tugas kami untuk memastikan stok dua bulan. Itu tugas kami dan agar harga terjangkau,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (18/5/2022).

 

Khusus harga jual daging sapi di pasaran, Robyan Noor mengaku saat ini memang mengalami kenaikan harga yang signifikan. Namun begitu, dia menegaskan bahwa stok daging sapi masih tetap aman di Kaltim.

 

“Harganya memang masih tinggi dan harganya masih di atas het. Pertama karena isu PMK (penyakit mulut dan kuku hewan ternak). Tapi sekarang kita pastikan daging sapi aman. Memang kendalanya kan ini mau lebaran haji, kami jamin barangnya aman,” terangnya.

 

Dikatakannya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kaltim berusaha memastikan ketersediaan daging sapi. Upaya penyediaan stok dengan menggandeng Dinas Peternakan.

 

“Kami membantu pak Gubernur untuk memastikan ketersediaan daging sapi, kita kerjasama dengan Dinas Peternakan. Untuk Bapok (bahan pokok) 70 persen dari luar daerah, seperti Sulawesi dan sebagiannya dari pulau lain, tergantung harga pasok. Kami juga memastikan 10 kabupaten/kota terpenuhi ketersediaan dan harga terjangkau. Kami pegang distributor, pedagang besar, pedagang kecil dan ritel bersama Wali Kota. Jadi kami pastikan bahan pokok tidak masalah,” jelasnya.

 

Robyan Noor menyebut, walaupun terdapat kenaikan harga di sejumlah komoditi bahan pokok, tapi itu masih wajar.

 

“Ini memang muncul ada kebijakan, tapi harga masih mahal. Sebenarnya yang pasti ada barangnya, karena kalau murah tapi tidak ada barangnya, ya repot juga,” pungkasnya. (Nys/ADV Diskominfo Kaltim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *